Rumah dan warung milik AMD (85) di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar terbakar hebat, Rabu (5/8) pagi. Akibatnya, tiga orang dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka akibat kebakaran tersebut.
"Untuk informasi awal, korban ada tiga orang. Pasutri (pasangan suami istri) dan anaknya AGT (64). Mengalami luka bakar, cukup parah pada korban istri, SKT (73). Sudah dibawa ke rumah sakit," kata Personel Pamapta Polres Blitar, Ipda Yuda Rama Pratama kepada detikJatim, Rabu (5/8/2026).
Yuda menyebut, api dengan cepat membakar warung dan rumah milik korban. Kejadian bermula dari anak korban yang tengah melayani pembeli BBM eceran. Di saat bersamaan, korban SKT tengah menggoreng gorengan di warung yang tak jauh dari etalase bensin itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dugaan awalnya ada percikan api dari uap panas penggorengan, dan mengenai bensin yang sedang dituang ke tangki motor. Api kemudian langsung merembet," terangnya.
Etalase yang penuh dengan botol bensin diduga memicu api lebih mudah menjalar ke warung tersebut. Api juga dengan cepat menyambar bagian rumah korban yang diduga ada stok bensin.
Akibatnya, warung dan rumah milik korban terbakar. Satu unit motor milik korban juga hangus terbakar.
Yuda mengatakan api dapat dipadamkan sekitar 1 jam kemudian. Petugas Damkar Kabupaten Blitar dibantu dengan anggota kepolisian dan warga sekitar.
"Laporan kami terima melalui call center 110 sekitar pukul 05.28 WIB, kami langsung ke lokasi dengan Damkar. Api bisa dipadamkan 1 jam setelahnya. Saat ini masih dilakukan olah TKP oleh Inafis, mohon waktu," tandasnya.
(dpe/hil)
