Korban KM Mutiara Sentosa 2 di RS PHC Surabaya Diperkirakan Pulang Besok

Korban KM Mutiara Sentosa 2 di RS PHC Surabaya Diperkirakan Pulang Besok

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 23:40 WIB
ABK KM Mutiara Sentosa 2 selamat dari kebakaran kapal.
ABK KM Mutiara Sentosa 2 selamat dari kebakaran kapal. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Jumlah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang rawat inap di RS PHC Surabaya bertambah. Sejak kemarin hingga siang tadi, total ada 12 pasien yang datang, 11 di antaranya rawat inap dan 1 rawat jalan.

"Suang tadm bertambah 1 pasien korban (KM Mutiara Sentosa 2). Total saat ini yang dirawat ada 11 pasien," kata Direktur RS PHC Surabaya, dr Rony Kurniawan kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Pihak rumah sakit memperkirakan gelombang pasien yang datang siang tadi merupakan kloter terakhir evakuasi. Meski demikian, tim medis tetap bersiaga memantau setiap perkembangan informasi dari lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kondisi seluruh korban yang saat ini dirawat, dr Rony memastikan keadaan mereka kian membaik. Tim medis telah memberikan penanganan intensif, mulai dari asupan cairan hingga pendampingan gizi.

ADVERTISEMENT

"Secara umum kondisi pasien bagus dan sudah mulai stabil. Asupan makan sudah mulai masuk, dan anak-anak juga sudah mulai ceria setelah bertemu dengan keluarganya yang sempat terpisah kapal," jelasnya.

Melihat kondisi pasien yang terus membaik, sebagian pasien dimungkinkan bisa pulang besok Rabu (5/8/2026). Jika keseluruhan, diperkirakan rawat inap tidak lebih dari sepekan.

"Mungkin kalau segala sesuatunya lancar, besok mungkin bisa pulang. Tapi nanti nunggu keputusan dokter, karena dokter yang ngikuti dari waktu ke waktu," pungkasnya.

KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar hebat pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Nakhoda kapal sempat melaporkan insiden tersebut kepada pemilik kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), sebelum akhirnya komunikasi terputus total.

Kantor SAR Surabaya bersama Syahbandar Tanjung Perak dan unsur SAR gabungan langsung mengerahkan operasi penyelamatan darurat usai menerima laporan tersebut.

Berdasarkan data manifes resmi Polairud Polda Jatim, kapal tersebut mengangkut total 232 orang, yang terdiri 219 orang sopir dan kernet, dan 13 orang penumpang dewasa

Selain membawa ratusan penumpang, kapal juga mengangkut 181 unit kendaraan yang meliputi sepeda motor, mobil pribadi, truk sedang, truk besar, tronton, hingga satu unit alat berat.

Akibat tragedi ini sebanyak 5 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 227 penumpang lainnya selamat dan telah berhasil dievakuasi seluruhnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads