Kata Pihak KM Mutiara Soal Sekoci-Perahu Karet Tak Ada Saat Kebakaran

Kata Pihak KM Mutiara Soal Sekoci-Perahu Karet Tak Ada Saat Kebakaran

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Selasa, 04 Agu 2026 19:20 WIB
Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya, Ferdinand Pondang
Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya, Ferdinand Pondang. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Perusahaan Kapal Mutiara Sentosa 2 mengklaim seluruh alat keselamatan di kapal, termasuk sekoci dan Inflatable Liferaft (ILR) atau perahu karet penyelamat tersedia. Alt-alat itu diketahui berada di lokasi yang sama dengan titik awal munculnya api saat kebakaran terjadi di perairan Masalembu.

Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya, Ferdinand Pondang, mengatakan berdasarkan laporan awal dari kru, kobaran api pertama kali muncul di bagian belakang kapal atau buritan. Di lokasi tersebut pula sebagian besar perlengkapan keselamatan ditempatkan.

"Ya yang tadi disampaikan sama teman-teman kru, itu api berasal dari belakang. Sedangkan alat penyelamat itu semua di belakang posisinya. Sekoci, ILR (Inflatable Liferaft), semuanya di belakang. Jadi nakhoda katanya menyampaikan itu penumpang dialokasikan ke haluan semua untuk lompat pada saat kapal semua mulai terbakar," kata Ferdinand, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ferdinand, kondisi itu membuat akses menuju alat keselamatan menjadi sulit ketika api terus membesar. Karena itu, nakhoda disebut mengambil keputusan mengarahkan seluruh penumpang menuju haluan atau bagian depan kapal untuk menyelamatkan diri.

Meski demikian, Ferdinand menegaskan Mutiara Sentosa 2 telah dilengkapi berbagai perlengkapan keselamatan sesuai standar pelayaran. Selain sekoci dan ILR, kapal juga memiliki alat pelampung, alat pemadam api ringan (APAR), serta sistem alarm darurat.

ADVERTISEMENT

"Kalau alat keselamatan ada di kapal. Sekoci, alat pelampung, APAR ada semua di kapal, lengkap. Cuma untuk penanganannya saya kurang paham, mungkin nakhoda yang bisa menjelaskan. Bel alarm ada, cuma saya belum tahu info dari nakhoda apa itu diaktifkan atau tidak," tuturnya.

Saat ini, nakhoda Mutiara Sentosa 2 telah berada di Surabaya dan menjalani pemeriksaan oleh instansi terkait. Perusahaan juga masih menunggu laporan resmi dari nakhoda serta hasil investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.

"Posisinya nakhoda ini sedang menjalani pertanyaan-pertanyaan dari instansi, pemeriksaan. Sudah di Surabaya," terangnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads