Daycare Petrokimia Gresik Raih Penghargaan BKKBN

Daycare Petrokimia Gresik Raih Penghargaan BKKBN

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 21:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo. (Foto: Istimewa)
Gresik -

PT Petrokimia Gresik (Persero) terus berupaya maksimal melindungi hak anak sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga pekerja. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur atas penyelenggaraan Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare di lingkungan perusahaan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik Herdijanto Utomo menjelaskan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang ramah keluarga. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja beserta keluarganya merupakan bagian penting dari keberlanjutan perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petrokimia Gresik meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Daycare menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan agar para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat bekerja dengan tenang sekaligus memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi," jelas Didik, sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026).

ADVERTISEMENT

Didik menjelaskan, layanan daycare di Petrokimia Gresik telah hadir sejak 1993 melalui TPA Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG). Fasilitas yang berada di kawasan perumahan dinas perusahaan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pengasuhan anak usia dini bagi pekerja.

Ia menambahkan, perusahaan secara rutin memetakan jumlah pekerja yang memiliki anak usia dini sebagai dasar penyusunan kapasitas layanan maupun kebijakan pendukung keluarga. Langkah tersebut dilakukan agar layanan daycare benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pekerja.

"Melalui pemetaan yang dilakukan secara berkala, kami dapat memastikan kapasitas layanan dan berbagai kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan keluarga pekerja," katanya.

Saat ini, Daycare Petrokimia Gresik didukung tujuh pengasuh yang telah memiliki sertifikat kompetensi hak asuh anak dan pengasuhan positif. Selain memberikan layanan pengasuhan, daycare juga rutin memantau tumbuh kembang anak melalui pemeriksaan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, hingga imunisasi yang dicatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Untuk memperkuat kualitas layanan, Petrokimia Gresik menggandeng Rumah Sakit Grha Husada dalam penyelenggaraan program parenting bagi orang tua. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik melalui nota kesepahaman (MoU) guna mendukung layanan rujukan kesehatan anak.

Didik mengungkapkan, manfaat daycare tidak hanya dirasakan keluarga besar Petrokimia Gresik. Hingga saat ini, fasilitas tersebut melayani 56 anak yang terdiri atas 22 putra-putri karyawan Petrokimia Gresik dan 34 anak dari masyarakat umum dengan rentang usia tiga bulan hingga enam sampai tujuh tahun.

"Daycare Petrokimia Gresik hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga pekerja, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Kami ingin layanan ini menjadi ruang pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi setiap anak," ujarnya.

Menurut Didik, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Karena itu, perusahaan akan terus melakukan berbagai penyempurnaan agar kualitas layanan semakin meningkat.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga mampu menciptakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan sehingga Daycare Petrokimia Gresik dapat menjadi rujukan penyelenggaraan daycare perusahaan yang ramah anak," pungkasnya.

Sebelumnya, Daycare Petrokimia Gresik juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi. Saat berkunjung ke Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu, Menteri PPPA menilai daycare tersebut telah memberikan manfaat luas karena tidak hanya melayani anak-anak karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads