Ibu Rumah Tangga di Pasuruan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Ibu Rumah Tangga di Pasuruan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Muhajir Arifin - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 21:15 WIB
Ilustrasi bunuh diri
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Pasuruan -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas diduga bunuh diri rumahnya Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Tragisnya, korban ditemukan pertama kali oleh suami dan anaknya.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan, Kota Aipda Muhammad Junaidi mengatakan korban ditemukan suami dan anaknya di halaman belakang rumah pada Senin (3/8) sekitar pukul pukul 05.30 WIB. Korban diketahui berusia 56 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya petugas di tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban sudah dipindahkan oleh pihak keluarga, yakni suami dan anak kandungnya," kata Junaidi.

ADVERTISEMENT

Junaidi menyebutkan setelah pihaknya menerima laporan, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu helai kain berwarna cokelat bermotif batik.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban diduga mengakhiri hidupnya saat anggota keluarga masih terlelap tidur. Sedangkan dugaan motif mengakhiri hidup karena sakit yang dideritanya.

"Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya mengeluhkan sakit," beber Junaidi.

Setelah melakukan olah TKP, jenazah sempat dibawa ke rumah sakit untuk visum ditolak keluarga korban. Mereka menyatakan telah menerima sebagai musibah dan segera dimakamkan.

"Pihak keluarga, dalam hal ini suami korban dan anak kandung korban berinisial, menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah," tandas Junaidi.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads