Di balik musibah meletupnya api di KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, Minggu (2/8), terselip aksi heroik seorang penumpang. Demi menyelamatkan buah hatinya yang berusia dua tahun, seorang ayah nekat menerjang bahaya dengan melompat ke laut lepas sambil memeluk erat sang anak.
Keduanya, yang diketahui berasal dari Sulawesi Selatan, berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PHC Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Direktur RS PHC Surabaya, dr. Rony Kurniawan, mengonfirmasi bahwa pihak rumah sakit telah merawat balita berinisial MH bersama ayahnya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia dengan bapaknya ada di sini. Dari informasi yang kami dapat, sang ayah sengaja melompat dari kapal sambil menggendong erat tubuh anaknya agar tidak terpisah di tengah gelombang," ujar dr. Rony di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026).
Proses evakuasi yang mencekam sempat membuat balita dan ayahnya terpisah dari sang ibu. Ibu korban diketahui dievakuasi menggunakan kapal penolong yang berbeda.
Meski sempat hilang kontak, dr. Rony memastikan keluarga tersebut kini sudah terhubung kembali.
"Tadi siang sudah sempat kontak-kontakan dan video call dengan ibunya. Artinya ibunya selamat, hanya saja berada di kapal yang berbeda," jelasnya.
Terkait kondisi kesehatan balita MH, dr. Rony menjelaskan bahwa korban sempat mengalami lemas, dehidrasi, dan muntah-muntah akibat terlalu banyak menelan air laut saat bertahan di perairan.
Namun, setelah mendapatkan tindakan medis cepat berupa penanganan cairan, kondisi balita tersebut kini sudah stabil.
"Kondisinya sudah jauh membaik dan tampak segar setelah diberi cairan. Saat ini pasien sudah dipindahkan dan dirawat di ruang perawatan biasa," pungkas dr. Rony.
