Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya. Meski rangkaian kecelakaan telah diketahui, polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti insiden maut tersebut.
Korban meninggal berjumlah empat orang, terdiri dari tiga orang yang tewas di lokasi kejadian dan seorang lagi meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi juga belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan yang dipicu truk trailer tractor head bermuatan gulungan kertas tersebut.
"Penyebab kecelakaan belum dipastikan," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, Rabu (29/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko mengatakan, pihak Satlantas juga belum menetapkan tersangka kecelakaan. Sementara, sopir truk trailer tractor head benopol DK-8019-DG yang memicu kecelakaan beruntun meninggal dunia.
Sopir bernama Agus Prasetya (37), warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, meninggal di rumah sakit. Ia sebelumnya sempat diselamatkan Tim Basarnas dari bodi truk yang ringsek setelah menabrak rumah.
"Sopir truk meninggal di rumah sakit. Dia merupakan korban meninggal keempat," terang Joko.
Agus mengalami luka pada bagian hidung dan mulut yang mengeluarkan darah. Meski sempat dievakuasi dalam kondisi hidup, nyawanya tidak tertolong.
"Korban sempat terjepit dan dievakuasi. Tapi meninggal di rumah sakit. Ia mengalami luka pada hidung dan mulut keluar darah," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, Rabu (29/7/2026).
Tiga korban meninggal di lokasi kejadian masing-masing merupakan pasangan suami istri pengendara dan pembonceng Honda Supra X 125 bernopol N-4197-TCC, yakni Stefanus Beko Bhoko (56) dan Wahyu Kulila (46), warga Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Stefanus mengalami luka parah di bagian perut, sedangkan Wahyu mengalami luka berat di kepala.
Korban meninggal ketiga adalah Sulkan (63), sopir truk colt diesel Mitsubishi bernopol N-8591-BG, warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Ia mengalami luka parah di kepala.
Sementara korban luka yakni Yudi Kurnia (35), pengendara Honda Vario bernopol W-2461-NEL, warga Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, serta Siswanto (53), sopir truk tangki bernopol L-9360-G, warga Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya dirawat di RS Asih Abyakta Gempol.
Korban luka lainnya adalah Sutikno (34), pengendara Honda Vario bernopol N-5243-VAD, warga Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, bersama penumpangnya Lilik Sri Astutik (44), warga Desa Gading, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Porong.
Selain itu, seorang pejalan kaki bernama Warsi (39), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, juga mengalami luka-luka dan dirawat di RS Bhayangkara Porong.
"Kemudian ada pejalan kaki atas nama Warsi (39) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Ia mengalami luka dan dirawat di RS Bhayangkara Porong," terang Joko.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat menjelaskan kecelakaan bermula saat truk trailer tractor head bernopol DK-8019-DG melaju dari arah selatan ke utara atau Malang menuju Surabaya. Sekitar pukul 05.45 WIB, truk tersebut menabrak bagian belakang truk colt diesel Mitsubishi bernopol N-8591-BG di dekat SPBU Pelem.
Benturan keras membuat truk colt diesel melintasi median jalan dan masuk ke jalur berlawanan. Truk itu kemudian menghantam truk tangki bernopol L-9360-G, sepeda motor Honda Vario bernopol W-2461-NEL, serta Honda Supra X bernopol N-4197-TCC.
"Di titik ini, dua pengendara motor dan satu sopir truk colt diesel meninggal dunia," kata Jauhar Rizqullah Sumirat.
Setelah tabrakan pertama, truk trailer masih terus melaju sekitar 500 meter. Kendaraan tersebut kembali menabrak truk colt diesel bernopol S-9137-UZ yang berjalan searah hingga terpental ke jalur berlawanan dan menghantam Honda Vario bernopol N-5243-VAD.
Laju truk trailer baru terhenti setelah menabrak beberapa rumah di sisi kiri jalan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk belum menetapkan tersangka dalam peristiwa yang merenggut empat nyawa tersebut.
