Kecelakaan maut kembali mengguncang jalur nasional Surabaya-Malang. Sebuah truk trailer bermuatan gulungan kertas memicu tabrakan beruntun di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, hingga menabrak sejumlah kendaraan dan rumah warga.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/7/2026) pagi itu tidak hanya menimbulkan kerusakan besar, tetapi juga menelan empat korban jiwa dan lima korban luka.
Berikut rangkuman fakta-fakta kecelakaan maut tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kecelakaan Berawal dari Trailer Tabrak Truk di Depannya
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 WIB ketika truk trailer tractor head bernopol DK-8019-DG bermuatan gulungan kertas melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Saat tiba di depan SPBU Pelem, trailer tersebut menabrak bagian belakang truk colt diesel Mitsubishi bernopol N-8591-BG hingga kendaraan itu terdorong melintasi median jalan dan memicu tabrakan lanjutan.
"Di titik ini, dua pengendara motor dan satu sopir truk colt diesel meninggal dunia," kata Jauhar Rizqullah Sumirat, Selasa (28/7/2026).
2. Tabrakan Beruntun Libatkan 2 Truk-2 Motor
Setelah menghantam truk colt diesel, kendaraan tersebut membuat truk yang ditabraknya menabrak truk tangki bernopol L-9360-G dari arah berlawanan.
Dua sepeda motor, yakni Honda Vario bernopol W-2461-NEL dan Honda Supra X bernopol N-4197-TCC, yang melintas dari arah utara ke selatan juga ikut menjadi korban dalam tabrakan beruntun tersebut.
3. Trailer Terus Melaju hingga 500 Meter
Meski telah memicu kecelakaan di lokasi pertama, truk trailer tidak langsung berhenti dan terus melaju sekitar 500 meter ke arah Surabaya. Dalam lintasan tersebut, trailer kembali menabrak truk colt diesel bernopol S-9137-UZ hingga terpental, lalu menghantam sepeda motor Honda Vario bernopol N-5243-VAD yang datang dari arah berlawanan.
"Sebanyak lima rumah jadi sasaran tabrakan truk trailer," bebernya.
4. Sopir Trailer Terjepit
Laju trailer baru terhenti setelah menghantam lima rumah warga di sisi kiri jalan hingga bagian kabin ringsek dan tertimbun material bangunan. Kondisi itu membuat sopir terjepit sehingga petugas gabungan membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk melakukan proses evakuasi.
Sopir truk pun dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
5. Korban Tewas Bertambah Jadi 4 Orang
Pada awal kejadian, tiga korban dinyatakan meninggal di lokasi, yakni sopir truk colt diesel dan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X.
Namun setelah berhasil dievakuasi dari dalam kabin, sopir truk trailer meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit sehingga jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang.
6. Identitas Korban Tewas dan Luka
Empat korban meninggal masing-masing Sulkan (63), sopir truk colt diesel asal Tumpang, Kabupaten Malang, Stefanus Beko Bhoko (56) dan Wahyu Kulila (46), pengendara serta penumpang Honda Supra X asal Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, serta Agus Prasetya (37), sopir truk trailer asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Selain itu, lima orang mengalami luka-luka, yakni pengendara Honda Vario, sopir truk tangki, pengendara dan penumpang Honda Vario lainnya, serta seorang pejalan kaki yang seluruhnya menjalani perawatan di rumah sakit.
7. Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
Hingga kini Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan banyak kendaraan tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan trailer terus melaju hingga menabrak rumah-rumah warga.
Simak Video "Video CCTV Truk Kontainer Tabrak 5 Motor di Pasuruan Sebabkan 3 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)
