Bulan Agustus tidak hanya identik dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Di Jawa Timur (Jatim), sejumlah kabupaten juga merayakan hari jadinya pada bulan ini sebagai momentum mengenang sejarah berdirinya daerah.
Pada Agustus 2026, ada empat kabupaten di Jatim yang memperingati hari jadinya, yakni Kabupaten Blitar, Ponorogo, Bondowoso, dan Trenggalek. Berikut daftar tanggal peringatannya beserta sejarah singkat di balik penetapan hari jadi masing-masing daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Kabupaten di Jatim yang Merayakan Hari Jadi Agustus 2026
Setiap kabupaten memiliki tanggal hari jadi yang ditetapkan berdasarkan kajian sejarah maupun regulasi pemerintah daerah. Berikut daftar kabupaten di Jatim yang merayakan hari jadi selama Agustus 2026 beserta sejarah singkat penetapannya.
1. Kabupaten Blitar 5 Agustus 1324
Hari Jadi Kabupaten Blitar. Foto: Gavriel Rama Evantya/ detikjatim |
Kabupaten Blitar memperingati hari jadi setiap 5 Agustus. Pada 2026, daerah ini genap berusia 702 tahun, dihitung sejak 5 Agustus 1324, yang ditetapkan sebagai hari lahir Kabupaten Blitar berdasarkan isi Prasasti Blitar I pada masa pemerintahan Raja Jayanegara dari Kerajaan Majapahit.
Melansir laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Prasasti Blitar I menandai berdirinya Blitar sebagai daerah swatantra atau wilayah yang memiliki kedudukan penting dalam pemerintahan Majapahit.
Penetapan tanggal hari jadi juga didukung oleh berbagai bukti sejarah, seperti prasasti, candi, dan naskah kuno yang menunjukkan bahwa wilayah Blitar telah berkembang sejak era Kerajaan Mataram Kuno, Singasari, hingga Majapahit.
Sebagai salah satu daerah bersejarah di Jawa Timur, Kabupaten Blitar memiliki banyak peninggalan penting, di antaranya Candi Penataran, yang merupakan kompleks candi terbesar peninggalan Kerajaan Majapahit. Warisan sejarah tersebut menjadi bukti peran strategis Blitar dalam perjalanan panjang peradaban di Pulau Jawa.
2. Kabupaten Ponorogo 11 Agustus 1496
Hari Jadi Kabupaten Ponorogo. Foto: Davira Aurelly/detikJatim |
Kabupaten Ponorogo memperingati hari jadi setiap 11 Agustus. Pada 2026, daerah yang dikenal sebagai Bumi Reog ini genap berusia 530 tahun, dihitung sejak berdirinya Kadipaten Ponorogo pada 11 Agustus 1496.
Mengutip laman resmi Pemkab Ponorogo yang merujuk pada Babad Ponorogo, Kadipaten Ponorogo didirikan oleh Bathoro Katong atau Raden Katong setelah melakukan konsolidasi wilayah Wengker bersama Selo Aji, Ki Ageng Mirah, dan para pengikutnya.
Setelah melalui berbagai tantangan dan pendekatan dengan tokoh setempat, Bathoro Katong kemudian diwisuda sebagai adipati pertama Ponorogo. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Ponorogo berdasarkan kajian sejarah dan peninggalan arkeologis.
Nama Ponorogo diyakini berasal dari istilah Pramana Raga, yang dalam Babad Ponorogo dimaknai sebagai kekuatan lahir dan batin. Seiring waktu, penyebutan Pramana Raga berubah menjadi Ponorogo, yang kini dikenal luas sebagai daerah asal kesenian Reog Ponorogo.
3. Kabupaten Bondowoso 17 Agustus 1819
Hari Jadi Kabupaten Bondowoso. Foto: Gavriel Rama Evantya/ detikjatim |
Kabupaten Bondowoso memperingati hari jadi setiap 17 Agustus. Pada 2026, daerah yang dijuluki Kota Tape ini genap berusia 207 tahun, dihitung sejak 17 Agustus 1819, ketika Bondowoso resmi menjadi wilayah administratif yang terpisah dari Besuki.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Bondowoso, sejarah berdirinya Kabupaten Bondowoso tidak lepas dari sosok Raden Bagus Assra yang kemudian bergelar Mas Ngabehi Kertonegoro atau Ki Ronggo I.
Setelah berhasil mengembangkan Bondowoso, ia dipercaya memimpin daerah tersebut ketika pemerintah Hindia Belanda menetapkan Bondowoso sebagai Keranggan Bondowoso. Pengangkatannya sebagai penguasa wilayah ditandai dengan penyerahan Tombak Tunggul Wulung, yang menjadi simbol kepemimpinan.
Di bawah kepemimpinan Ki Ronggo I, Bondowoso terus berkembang hingga menjadi salah satu wilayah penting di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Sosoknya pun dikenang sebagai tokoh yang berperan besar dalam berdirinya Kabupaten Bondowoso.
4. Kabupaten Trenggalek 31 Agustus 1194
Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. Foto: Davira Aurelly/detikJatim |
Kabupaten Trenggalek memperingati hari jadi setiap 31 Agustus. Pada 2026, daerah ini genap berusia 832 tahun, dihitung sejak 31 Agustus 1194. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Trenggalek berdasarkan Prasasti Kamulan.
Penetapan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek Nomor 1 Tahun 2024. Dasarnya adalah Prasasti Kamulan yang memuat hari, tanggal, bulan, dan tahun secara lengkap sehingga dinilai sebagai bukti sejarah yang paling kuat.
Dalam perda tersebut dijelaskan bahwa Prasasti Kamulan diterbitkan oleh Prabu Jayakatwang sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat Kamulan yang berjasa menjaga keamanan wilayah kerajaan. Peristiwa itu kemudian dijadikan tonggak penting dalam sejarah pemerintahan Trenggalek.
Meski memiliki jejak permukiman sejak masa prasejarah, Pemkab Trenggalek menetapkan 31 Agustus 1194 sebagai Hari Jadi Kabupaten Trenggalek karena dinilai memiliki landasan sejarah dan dasar hukum yang paling kuat.




