6 fakta Razia Warung Pangku Gresik Temukan Pramuniaga Positif HIV

Denza Perdana - detikJatim
Senin, 27 Jul 2026 11:15 WIB
Razia warung pangku di Gresik, 1 positif narkoba dan 1 HIV. (Foto: Istimewa)
Gresik -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggelar operasi gabungan skala besar untuk menertibkan praktik prostitusi berkedok warung kopi (warkop) yang biasa dikenal warung pangku. Razia cipta kondisi dilakukan di lima titik lokasi hingga ditemukan pramuniaga yang dinyatakan positif HIV.

Bukan cuma itu, dalam razia itu juga ditemukan kasus penyalahgunaan narkoba. Berikut adalah sejumlah fakta terkait razia warung pangku di Gresik.

Sederet Fakta Razia Warung Pangku di Gresik Temukan Kasus HIV dan Narkoba

1. Operasi Gabungan Melibatkan Ratusan Personel

Razia cipta kondisi dilakukan secara masif dengan menerjunkan ratusan personel gabungan. Operasi dipimpin langsung Satpol PP Gresik melibatkan unsur Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Garnisun, Subdenpom/CPM, BNN, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Langkah ini dilakukan untuk menegakkan peraturan daerah sekaligus menjaga ketertiban umum di wilayah Gresik.

2. Lima Lokasi Warkop Menjadi Sasaran Razia

Petugas menyisir lima titik lokasi yang disinyalir kuat menjadi tempat praktik prostitusi terselubung berkedok warung kopi. Adapun lima lokasi sasaran itu yakni Jalan Noto Prayitno, Jalan Siti Fatimah Binti Maimun, juga Jalan Karangkiring.

Dua lokasi lain yang juga menjadi sasaran adalah Jalan Betiring serta Jalan Raya Duduksampeyan.

3. Sebanyak 50 Orang Berhasil Diamankan

Dalam penertiban di lima lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan total 50 orang yang terdiri dari para pemilik usaha dan pramusaji.

Kasatpol PP Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga membenarkan jumlah warga yang terjaring dalam operasi ini.

"Dari lima tempat itu, kita amankan 50 orang. Terdiri dari 10 pemilik warung dan 40 penjaga warung," kata Sinaga kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).

4. Jalani Pendataan, Pembinaan, dan Pemeriksaan Kesehatan

Seluruh orang yang terjaring razia tidak hanya didata, tetapi juga langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan administrasi, pembinaan terkait kepatuhan terhadap peraturan daerah, serta tes kesehatan mendalam yang melibatkan BNN dan Dinas Kesehatan.

"Kita amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

5. Ditemukan Satu Orang Positif Narkoba dan Satu Positif HIV

Dari hasil tes kesehatan dan tes urine yang digelar di lokasi pendataan, petugas menemukan temuan mengejutkan. Dua orang dari puluhan warga yang diamankan terindikasi masalah kesehatan dan hukum yang serius.

"Hasil pemeriksaan, satu orang positif narkoba dan satu orang lainnya positif HIV," kata Sinaga.

6. Mengedepankan Pendekatan Humanis dan Edukasi

Meskipun bersifat penindakan, Satpol PP Gresik mengklaim tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Para pemilik dan penjaga warung diberikan pembinaan mengenai aturan jam operasional, pentingnya menjaga ketenteraman lingkungan, serta larangan beraktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

"Kita melakukan pendekatan secara humanis dan persuasif dengan memberikan edukasi serta pembinaan kepada para penjaga kafe mengenai pentingnya menaati peraturan yang berlaku," jelasnya.

Sinaga menegaskan penertiban ini bukan aksi terakhir. Pengawasan terhadap keberadaan warung pangku di seluruh wilayah Gresik akan terus diperketat guna menjaga citra dan marwah Kabupaten Gresik. Pihaknya tak segan memberikan sanksi tegas hingga penutupan jika masih ditemukan pelanggaran.



Simak Video "Video: Terciduknya Puluhan Penjaga-Tamu Warung Pangku di Gresik Usai Lebaran"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork