Pegunungan Bromo Terbakar, Wisata dan Jazz Gunung Tetap Berlangsung Normal

Pegunungan Bromo Terbakar, Wisata dan Jazz Gunung Tetap Berlangsung Normal

M Rofiq - detikJatim
Sabtu, 25 Jul 2026 20:17 WIB
Pegunungan Bromo Terbakar
Pegunungan Bromo Terbakar. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Pegunungan Bromo, tepatnya di Blok Gunung Ringgit, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026). Meski api masih membakar kawasan hutan, aktivitas wisata di Bromo maupun pelaksanaan Jazz Gunung Bromo tetap berlangsung normal.

Api dengan cepat melahap padang rumput kering, semak belukar, serta sejumlah pepohonan di kawasan Perhutani Blok Gunung Ringgit. Titik api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 02.00 WIB dan terus meluas hingga siang hari akibat kondisi vegetasi yang sangat kering serta embusan angin.

Medan yang curam dan terjal menjadi kendala utama dalam upaya penanganan. Petugas belum dapat melakukan pemadaman secara langsung karena lokasi kebakaran sulit dijangkau. Saat ini, petugas hanya dapat melakukan pemantauan dari titik yang aman sambil menunggu api mencapai sekat alam yang diharapkan mampu menghentikan laju kobaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KRPH Kedasi Perhutani, Amir Mahmud, mengatakan musim kemarau yang ekstrem membuat kawasan hutan sangat rentan terhadap kebakaran.

"Sejak sekitar pukul dua dini hari sudah terlihat titik api. Karena kondisi sangat kering, api terus meluas hingga saat ini. Lokasi kebakaran berada di wilayah hutan Perhutani RPH Sukapura, Blok Gunung Ringgit, Desa Sapikerep. Medannya berupa tebing yang sangat curam sehingga petugas belum bisa melakukan pemadaman secara langsung dan saat ini hanya melakukan pemantauan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Amir, petugas berharap api dapat berhenti ketika mencapai sekat alam maupun area yang tidak lagi memiliki bahan bakar berupa vegetasi kering.

Wilayah Sukapura sendiri berada di antara Gunung Ringgit dan Gunung Pundak Lembu. Kobaran api tampak jelas dari permukiman warga yang berada di kaki gunung.

Meski kebakaran terjadi di kawasan Pegunungan Bromo, akses wisata melalui pintu masuk Probolinggo tetap dibuka seperti biasa. Wisatawan masih dapat menikmati panorama Gunung Bromo, termasuk menyaksikan pagelaran Jazz Gunung Bromo yang berlangsung tanpa gangguan.

Petugas Perhutani bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo terus memantau perkembangan titik api guna mengantisipasi meluasnya kebakaran ke kawasan hutan lainnya maupun mendekati permukiman warga.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads