Sekolah Rakyat Jawa Timur: Cara Daftar, Syarat dan Daftar Wilayahnya

Sekolah Rakyat Jawa Timur: Cara Daftar, Syarat dan Daftar Wilayahnya

Mira Rachmalia - detikJatim
Selasa, 21 Jul 2026 21:45 WIB
Siswa mengikuti pelajaran kimia dengan alat peraga kartu di Sekolah Rakyat (SR) jenjang SMA di Malang, Jawa Timur, Rabu (14/1/2026). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi di wilayahnya, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Sekolah Rakyat Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Surabaya -

Sekolah Rakyat Jawa Timur menjadi salah satu program pendidikan yang paling banyak diperbincangkan sejak diluncurkan pemerintah sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, program ini menawarkan pendidikan berasrama tanpa biaya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya menyediakan akses pendidikan gratis, tetapi juga menyiapkan pembinaan karakter, kepemimpinan, hingga pengembangan kemampuan akademik agar peserta didik memiliki kesempatan memperbaiki taraf hidup keluarganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa itu Sekolah Rakyat Jawa Timur, siapa saja yang bisa mendaftar, bagaimana syaratnya, serta daerah mana saja yang menjadi lokasi penyelenggaraannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Sekolah Rakyat Jawa Timur?

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

Program ini secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan sistem pendidikan berasrama atau boarding school, seluruh kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan ditanggung negara.

Visi utama Sekolah Rakyat adalah mencetak agen perubahan di setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas sehingga mampu memutus transmisi kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah merancang sejumlah misi utama yang menjadi fondasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat, yakni memberikan pendidikan berkualitas agar siswa mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kemudian menanamkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi tantangan, membangun karakter kepemimpinan dan cinta tanah air, meningkatkan rasa percaya diri peserta didik, serta mendorong kebangkitan keluarga miskin melalui akses pendidikan yang setara.

Apa yang Membedakan Sekolah Rakyat?

Salah satu alasan Sekolah Rakyat menjadi perhatian publik adalah karena seluruh layanan pendidikan diberikan secara gratis. Mulai dari biaya sekolah, asrama, makan sehari-hari, seragam, buku pelajaran, perlengkapan belajar, hingga layanan kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah sehingga peserta didik dapat fokus mengikuti proses pembelajaran.

Selain itu, sistem pendidikan yang digunakan berupa boarding school, sehingga proses pembelajaran berlangsung selama 24 jam melalui kombinasi pendidikan formal, pembinaan karakter, pengembangan kepemimpinan, hingga pembiasaan disiplin.

Kurikulum yang diterapkan juga menggabungkan kurikulum nasional dengan pendidikan karakter serta aktivitas kehidupan di asrama agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menyeluruh.

Untuk menjaga kualitas pembelajaran, tenaga pendidik berasal dari guru ASN, PPPK, maupun lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan pemerintah.

Sementara itu, proses penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan data resmi DTSEN sehingga sasaran program benar-benar ditujukan kepada keluarga yang membutuhkan.

Lokasi Sekolah Rakyat Jawa Timur

Program Sekolah Rakyat mencakup seluruh wilayah administrasi di Provinsi Jawa Timur yang terdiri atas sembilan kota dan 29 kabupaten, yakni Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo.

Serta Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Cara Mendaftar Sekolah Rakyat Jawa Timur

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini harus memastikan bahwa keluarga telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori miskin atau miskin ekstrem.

Selanjutnya, calon peserta dapat melakukan verifikasi data melalui Dinas Sosial di daerah masing-masing sebelum mengikuti proses seleksi administrasi dan asesmen kemampuan dasar. Apabila dinyatakan lolos, peserta akan menerima surat penerimaan dan mengikuti masa orientasi sebelum memasuki kehidupan di asrama.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dalam proses pendaftaran, calon peserta diminta menyiapkan dokumen administrasi akta kelahiran atau surat keterangan lahir, Kartu Keluarga (KK), KTP orang tua atau wali, bukti kepesertaan dalam DTSEN atau program bansos PKH dan BPNT, rapor terakhir, surat izin orang tua bermaterai, serta pas foto berwarna ukuran 3Γ—4.

Sekolah Rakyat Jawa Timur menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads