Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar apel armada homecare di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Apel ini merupakan persiapan (soft launching) menjelang peresmian (grand launching) layanan Homecare.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut program layanan homecare ini merupakan terobosan baru di bidang fasilitas kesehatan dan menjadi yang pertama di Indonesia.
"Ini pertama kali di Indonesia dan kita boleh berbangga bahwa yang mencetak sejarah Kepala Dinasnya zamannya Pak Zamroni. Para wakil direkturnya, tiga direktur yang ada di sini dr. Andre, dr. Nyoman, dan dr. Taufan. Ini legacy saudara-saudara. Dan jajaran Dinkes semua itu di era saya," katanya, Kamis (23/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Bupati Fawait menegaskan, hadirnya layanan homecare ini merupakan bentuk nyata keberpihakan Pemkab Jember. Terhadap warga kurang mampu agar mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak.
"Kalau mereka yang mampu punya dokter keluarga, Jember mewujudkan keluarga yang tidak mampu mempunyai dokter pribadi atau dokter keluarga lewat pelayanan homecare," ujarnya.
Terkait kesiapan operasional, pria yang karib disapa Gus Fawait itu menjelaskan bahwa armada yang dikerahkan untuk menyokong pelayanan homecare ini terdiri dari 10 unit armada baru. Sementara sisanya memanfaatkan kendaraan dinas milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember yang penggunaannya kurang optimal.
"Ada Grand Livina, Innova, dan macam-macam, karena memang dari masing-masing OPD," paparnya.
Kendati demikian, Gus Fawait menyadari pelaksanaan awal program prioritas ini masih berpotensi menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan evaluasi berkala.
"Tentu di awal-awal pasti ada kekurangan dan lain sebagainya. Pasti ada sesuatu yang miss. Kita akan terus berbenah," tandasnya.
