Bupati Jember Ajak RT/RW dan Kader Posyandu Sosialisaikan Program Pemkab

Bupati Jember Ajak RT/RW dan Kader Posyandu Sosialisaikan Program Pemkab

Yakub Mulyono - detikJatim
Kamis, 23 Jul 2026 19:54 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait
Bupati Jember Muhammad Fawait (Foto: Dok. Istimewa)
Jember -

Bupati Jember Muhammad Fawait meminta seluruh pengurus RT/RW, kader Posyandu, hingga Tim Penggerak PKK menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan program pembangunan daerah. Salah satunya yakni program berobat gratis cukup menggunakan KTP Jember.

Pesan itu disampaikan Bupati Fawait saat menghadiri kegiatan 'Bunga Desaku' di Lapangan Kejayan, Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, Jember. Dalam kesempatan itu, dirinya mengapresiasi tinggi dedikasi para kader dan pengurus wilayah.

"Saya tahu honor panjenengan tidak seberapa, tapi kita tahu semua peran kader Posyandu, peran RT dan RW adalah ujung tombak pemerintahan Kabupaten Jember," katanya, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, pria yang karib disapa Gus Fawait itu menjanjikan peningkatan kesejahteraan. Bagi para petugas di tingkat tapak tersebut.

ADVERTISEMENT

"Ya sudah sabar, jaman Gus Fawait pasti naik, tak usah khawatir," ujarnya.

Gus Fawait menyebut Pemkab Jember memiliki deretan program pro-rakyat. Namun, dia mengakui infonya belum terserap merata di lapisan bawah.

"Bantu Gus Fawait untuk menyampaikan program-program pemerintah Kabupaten Jember. Banyak program Pemkab, tapi tidak banyak orang yang tahu," paparnya.

"Kendati publikasi di media sosial dan berita online masif. Sosialisasi tatap muka langsung oleh para kader saya nilai akan jauh lebih efektif merangkul masyarakat bawah," tambahnya.

Salah satu program unggulan yang digenjot adalah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Gus Fawait menjelaskan, sejak 1 April lalu, warga ber-KTP Jember bisa mengakses layanan medis secara gratis.

"Semenjak 1 April, seluruh warga Jember yang ber-KTP Jember kalau sakit bisa berobat gratis di seluruh Puskesmas dan seluruh rumah sakit di seluruh Indonesia, alhamdulillah," ungkapnya.

Gus Fawait menegaskan, di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintahannya di Jember, masalah biaya tidak boleh lagi jadi penghalang warga untuk sehat.

"Di era Presiden Prabowo, di era Gus Fawait, tidak boleh lagi ada orang sakit tidak ke rumah sakit karena faktor biaya," imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Jember fokus menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Gus Fawait menyayangkan masih ada ibu hamil yang enggan memeriksakan kandungan secara rutin, padahal seluruh layanannya gratis.

"Melahirkan mau caesar, mau normal, gratis. Berangkat ke Posyandu, berangkat ke Puskesmas, gratis," tandasnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads