Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mengadakan Gelar Peralatan 2026 di kawasan Pantai Pancer Dorr, Pacitan. Ratusan personel BPBD dari 38 kabupaten/kota di Jatim mengikuti kegiatan bertajuk 'Sinergi Berintegritas, Kolaborasi Tanpa Batas' tersebut. Kegiatan berlangsung 3 hari hingga 23 Juli mendatang.
"Ini adalah tentang bagaimana keterpaduan antara alat dan orang, kemudian antara kabupaten dan kota dengan provinsi. Kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan, serta kecepatan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, khususnya untuk menyelamatkan nyawa manusia," ujar Plh Sekda Provinsi Jatim, Bobby Soemiarsono kepada wartawan usai membuka acara, Selasa (21/7/2026).
Masih menurut Bobby, kegiatan juga dimaksudkan untuk menguji coba peralatan yang ada. Petugas memastikan perangkat dapat dioperasikan dengan baik. Di sisi lain, semua instruksi dari pimpinan di daerah maupun provinsi harus dapat dijalankan secara cepat dan tepat. Diakuinya, pemerintah tidak dapat melaksanakan penanggulangan bencana sendirian. Kerja sama berbagai unsur pun merupakan hal mutlak. Mulai TNI/Polri, Satpol PP, hingga elemen lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua upaya yang masif dalam penanganan bencana diharapkan mengurangi dampak buruk dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. Zero victim," katanya.
Pada kesempatan sama, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Andi Eviana mengungkapnya alasan dipilihnya Kabupaten Pacitan sebagai lokasi Gelar Peralatan 2026. Hal itu, kata Evi, didasari data bahwa Pacitan merupakan wilayah Jawa Timur yang memiliki banyak ragam ancaman bencana.
Evi pun mewanti-wanti agar seluruh peralatan milik BPBD provinsi dan kabupaten/kota dirawat dengan baik. Dengan begitu, perangkat-perangkat tersebut siap digunakan siap digunakan tanpa kendala saat dibutuhkan. Di luar faktor peralatan, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya operator peralatan.
"Operator harus mumpuni sehingga gagap ketika peralatan harus segera digeser ke lokasi bencana. Ketika melakukan pergeseran peralatan ke lokasi bencana, operator dari sumber daya manusia yang ada di BPBD harus sudah sangat andal," ujarnya disela menghadiri kegiatan yang dibuka dengan pelepasan ratusan ekor tukik.
Evi juga mendorong BPBD di seluruh kabupaten/kota di Jatim makin memperkuat kerja sama dalam pemanfaatan peralatan dan logistik. Bahkan perangkat yang ada dapat dipinjamkan ke wilayah tetangga yang tengah membutuhkan. Pasalnya, bencana tidak mengenal batas administratif.
