Command Center 112 Surabaya meralat laporan kebakaran TPA Benowo, terutama pada bagian penyebab kebakaran yang sebelumnya disebut karena flare suporter. Penyebab kebakaran TPA Benowo dinyatakan masih dalam proses penyelidikan.
"Masih dalam proses penyelidikan. Ini klarifikasi CC room," demikian kata Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (20/7/2026).
Irvan menyampaikan berdasarkan laporan dari CC room, laporan kebakaran TPA Benowo itu diterima pada Minggu (19/7) malam pukul 18.49 WIB. Selanjutnya pada pukul 18.59 WIB petugas tiba di lokasi bersama tim gabungan langsung melakukan padaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas gabungan tiba di lokasi untuk api masih menyala, DPKP dan BPBD Kota Surabaya tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman," jelasnya.
Dalam laporan kebakaran TPA Benowo itu disebutkan bahwa objek yang terbakar adalah lahan tempat penampungan sampah TPA. Dari total luas keseluruhan lahan TPA sekitar 10 hektare, yang terbakar diperkirakan mencapai 900 m².
Api pokok dalam kebakaran TPA Benowo dinyatakan padam pada pukul 21.20 WIB. Ada pun proses pembasahan berlangsung selama kurang lebih 4 jam hingga benar-benar dinyatakan kondusif pada pukul 01:40 WIB.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani menyebutkan bahwa penyebab kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo bukan karena flare suporter. Dia tekankan bahwa pihaknya masih belum mengetahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut.
"Bukan flare, bukan flare. Kami belum tahu. Bukan, bukan flare. Kami juga belum tahu (pasti) soal itu (penyebab kebakaran)," kata Rini saat dihubungi detikJatim, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan laporan tentang penyebab kebakaran TPA Benowo yang dikutip dari Command Center 112, Rini mengatakan kemungkinan ada miskomunikasi dari petugas. Ia memastikan jarak stasion GBT dengan TPA cukup jauh.
"Iya, itu (laporan kebakaran) teman-teman itu dari Command Center ya. Enggak (flare sebabkan kebakaran), wong tempatnya jauh loh," jelasnya. "Iya mungkin seperti itu (miskomunikasi petugas command center). Makanya saya juga bingung, mosok flare? Wong tempatnya jauh loh."
Sebelumnya, Rini menyebutkan memang ada kebakaran di alang-alang dekat stadion GBT. Namun dia belum bisa memastikan penyebab kebakaran alang-alang itu dan apakah sebagian api itu terbawa angin hingga ke TPA Benowo.
"Memang awalnya kecil, anginnya sangat besar cepat merambat. Untuk memastikan terkait flare saya belum tahu, pastinya kita belum tahu juga," pungkasnya.
(auh/dpe)
