Tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo Surabaya terbakar hebat. Sedangkan api yang membakar tempat penampungan sampah itu diduga akibat flare yang dinyalakan suporter.
Diketahui, pada Minggu (19/7) sore terdapat pertandingan 99th Anniversary Game antara Persebaya Vs PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Lokasi TPA Benowo yang kebakaran dekat dengan stadion.
Usai pertandingan, Damkar Surabaya menerima laporan adanya kebakaran di TPA Benowo pada Minggu (19/7), pukul 18.49 WIB. Unit tempur Pos Pakal pun tiba di TKK pukul 18.56 WIB dan langsung melakukan pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api yang membara di TPA Benowo sisi selatan akhirnya berhasil dipadamkan pukul 21.05 WIB. Proses pembasahan pun memerlukan waktu sekitar 4 jam dan dinyatakan kondusif pukul 23.58 WIB.
Berdasarkan laporan kejadian dan penanganan yang didapatkan detikJatim dari Command Center 112 Surabaya, disebutkan bahwa api yang membakar tumpukan sampah berasal dari flare suporter.
"Penyebab flare suporter. Korban nihil," demikian tulis laporan Command Center 112 Surabaya tersebut seperti diterima detikJatim, Senin (20/7/2026).
Dalam keterangan itu juga dijelaskan luas keseluruhan TPA mencapai sekitar 10 hektare. Sedangkan luas yang terbakar sekitar 900 meter pada sisi selatan Blok 1B. Untuk proses pemadaman api Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tidak hanya menerjunkan unit kendaraan damkar tetapi juga alat berat.
Baca juga: Kebakaran Melanda TPA Benowo Surabaya! |
"Pada proses memadamkan dan pembasahan kebakaran TPA Benowo, terdapat 8 unit tempur dari sejumlah pos dan rayon. Kemudian dibantu 15 unit tangki air DLH dan 7 unit backhoe," imbuh laporan tersebut.
Sebelumnya, Tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo Surabaya kebakaran hebat. Lokasi kebakaran dipastikan di tempat penampungan sampah. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui.
"Ini sedang ditangani ya (kebakaran TPA Benowo), ditangani," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Kota Surabaya, M Rokhim saat dihubungi detikJatim, Minggu (19/7/2026).
Rokhim mengatakan titik kebakaran dipastikan di tempat penampungan sampah. Kobaran api cukup besar meski telah berangsur mengecil sejak proses pemadaman dilakukan oleh sejumlah petugas.
"Lumayan besar, lumayan besar. Tapi ini sudah proses, sudah mulai berkurang. Ini dari Dukuh Kupang geser ke sana," ujarnya.
Catatan Redaksi: Ada perubahan isi berita pada 20 Juli 2026 pukul 12.02 WIB. Sebelumnya informasi tentang penyebab kebakaran akibat flare ditulis disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani. Namun informasi ini ternyata dari Command Center 112 Surabaya. Redaksi memohon maaf atas kesalahan ini.
(auh/abq)
