Gunung Semeru mengalami letusan setlah meluncurkan awan panas guguran sejauh 3.500 meter. Letusan terdengan hingga enam kali.
Enam kali letusan itu tercatat terjadi sejak pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB. Letusan juga mengeluarkan asap kelabu dengan ketinggian 500-1.000 meter.
Asap yang keluar terpantau mengarah ke arah timur laut. Hingga kini, status Gunung Semeru masih level 3 atau siaga.
"Semeru mengalami 6 kali Letusan dengan dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 m di atas puncak," ujar Petugas Pos pengamatan gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis, Sabtu (18/7/2026).
Petugas menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas sejauh 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktifitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Sofian.
Sebelumnya, Gunung Semeru di Lumajang kembali mengalami erupsi. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan gunung Semeru, erupsi berupa awan panas guguran terjadi pukul 06.21 WIB sejauh 3.500 meter kearah besuk kobokan.
Selain itu juga terjadi letusan dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.000 meter.
Simak Video "Video: Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada"
(ihc/abq)