Korban Laka CR-V di Tol Pasuruan Dikenal Berjiwa Sosial Tinggi

Korban Laka CR-V di Tol Pasuruan Dikenal Berjiwa Sosial Tinggi

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Kamis, 16 Jul 2026 18:45 WIB
Suasana di rumah duka korban kecelakaan Honda CR-V di Jalan Sukodono, Semampir, Surabaya.
Kerabat dan tetangga berduka saat pemakaman korban laka CR-V tabrak truk di Tol Pandaan-Malang. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Lima korban laka lantas di tol di KM 72-72 Tol Singosari-Surabaya yang merupakan warga Jalan Sukodono, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya sudah dimakamkan. Seluruh korban dikenal baik oleh warga karena memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Pantauan detikJatim, ada ratusan warga yang memadati rumah duka korban di RT 07, RW 15, Jalan Sukodono sejak subuh hingga pukul 11.30 WIB. Mereka menangis, saling menguatkan, hingga bergotong royong membopong dan mengawal persemayaman para korban.

Tokoh Masyarakat setempat H Khusairi mengatakan para korban dikenal baik semasa hidup. Menurut dia, kelimanya memiliki jiwa sosial yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai tokoh masyarakat yang ada di Sukodono IV RT 07 RW 15, beliaunya yang nama Ishak sama Mufarohah itu aktif di Karang Taruna. Beliau orangnya sangat baik sekali, terutama kalau ada kegiatan yang menyangkut masalah kemasyarakatan. Saat ada musibah beliau paling depan," kata Khusairi ditemui di rumah duka, Kamis (16/7/2026).

Khusairi menilai para korban sekeluarga dikenal ringan tangan atau sering membantu warga sekitarnya. Tidak hanya memberikan donasi, korban terutama M Ishak juga menyumbangkan waktu dan tenaga.

ADVERTISEMENT

"Semua keluarganya, mulai dari almarhum Pak RT yang namanya Hasan, Pak RT 07 sini memang ringan tangan, sangat membantu kepada masyarakat yang ada di RT 07 ini, terutama untuk kebagusan (kegiatan positif warga)," ujarnya.

"Orangnya sangat baik sekali. Beliaunya itu di kartar garda terdepan. Beliaunya yang nama Ishak jarang bicara. Tapi, kalau ada apa-apa, beliau pasti ada yang paling duluan," imbuh dia.

Hal senada disampaikan warga RT 07, RW 15, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir Surabaya Achmad Zaini. Menurut dia, salah satu korban, Ishak, dikenal sebagai pelopor kegiatan anak-anak muda dan dikenal sabar.

"Dari dulu, dari zaman saya waktu jadi Karang Taruna, waktu belum bisa jadi apa-apa, sabar beliau ini Mas. Diajarin sampai bisa sampai sekarang. Ya sampai sekarang ada 2 generasi sampai sekarang. Dan beliau itu meskipun sudah senior, beliau enggak merasa senior. Maksudnya ya merangkul anak-anak," tuturnya.

Zaini mengungkapkan warga sangat berduka usai mendapat informasi bahwa Ishak dan keluarga mengalami musibah hingga meninggal akibat kecelakaan melibatkan truk di Tol Pandaan-Malang. Ia mengaku warga setempat sangat kehilangan.

"Ya akhirnya banyak yang berduka dengan kebaikan beliau ini. Semuanya nangis Mas, anak-anak itu waktu berangkat datang nangis memang. Baik memang. Beliaunya ini memang penggerak dari dari anak-anak muda di kampung ini," paparnya.

Meski telah dewasa, Zainul menilai Ishak masih berbaur dengan anak-anak hingga remaja di kampungnya. Bahkan, dia kerap berkumpul dan bermain game Mobile Legend sembari bercanda bersama warga sekitar.

"Beliau itu umur 36 an paling. Nah, sama anak-anak itu sering diguyoni gitu, main ML bareng, sering digojloki. Tapi beliau itu sabar, jenaka juga. Friendly. Nggak pernah marah. Saya itu nggak pernah ngelihat beliau itu marah meskipun anak-anak nggojloki. Baik memang," jelasnya.

Zaini menyebutkan sehari-hari Ishak merupakan seorang pengusaha jual beli karung bekas di Jalan Kertopaten. Usaha itu menurutnya dijalanakn turun temurun dari ayahnya.

"Dari Abahnya dipegang Mas Ishak. Kalau buka pagi, jam 09.00 WIb sampai jam 17.00 tutup," ujarnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads