Duka Selimuti Pemakaman 5 Korban Laka CR-V Tabrak Truk di Tol Singosari

Duka Selimuti Pemakaman 5 Korban Laka CR-V Tabrak Truk di Tol Singosari

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Kamis, 16 Jul 2026 15:30 WIB
Suasana di rumah duka korban kecelakaan Honda CR-V di Jalan Sukodono, Semampir, Surabaya.
Suasana di rumah duka korban kecelakaan Honda CR-V di Jalan Sukodono, Semampir, Surabaya. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Suasana duka menyelimuti Jalan Sukodono, Semampir, Surabaya. Warga yang merasa kehilangan menyesalkan kecelakaan yang dialami sekeluarga meninggal akibat Honda CR-V yang ditumpangi menabrak truk di Tol Pandaan-Malang arah Surabaya.

Warga RT 07, RW 15, Jalan Sukodono, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya Achmad Zaini mengatakan satu persatu jenazah tiba di rumah duka sejak pukul 05.00 WIB. Setibanya di rumah duka para korban disalatkan lalu disemayamkan.

"Jenazahnya sampai dari rumah sakit itu sekitar jam 04.00 WIB, setelah 5 jenazah atas nama Ishak, Hanifah, Hindun, Wahyuni Putri Permata, dan Muffarrohah, istrinya Mas M Ishak sampai sini langsung karena dari rumah sakit itu sudah dimandiin, sudah disuciin, jadi kita langsung menyalatkan. Alhamdulillah setelah salat jenazah subuh kami baca tahlil bareng-bareng," kata Zaini, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai tahlil, kedua jenazah, yakni Hanifah dan Wahyuni diminta pihak keluarga untuk dimakamkan ke Tambin, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Madura. Namun, untuk 3 jenazah yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB, disemayamkan usai Salat Zuhur.

"(Tiga jenazah yang tiba siang hari) pemakamannya di TPU Pegirian," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut informasi yang diperoleh Zaini, sebagian warga lainnya sempat melihat status WA dari korban sekitar pukul 19.00 WIB. Ia menduga korban kelelahan saat mengemudi hingga mengakibatkan laka lantas.

"Menurut teman-teman yang ikut jadi almarhum itu kayak mungkin, kalau bahasa sekarang microsleep. Ngantuk paling, kesliut gitu, kecapekan. Almarhum itu liburan sekeluarga, ada 3 mobil, ke rumah jamur (Batu), semua 1 keluarga bawa 3 mobil. Itu paling ya ada 24 orang paling kalau satu mobil 8 orang. Keluarga besar memang," imbuhnya.

Zaini menyebutkan korban M Ishak sempat berkumpul dan bersenda gurau dengan warga sebelum kecelakaan tersebut terjadi. Terutama saat itu Ishak berkumpul dengan karang taruna.

"Enggak, kalau firasat nggak ada. Mas Ishak paling 2 hari yang lalu sebelum meninggal itu masih rapat Karang Taruna, masih kumpul sama anak-anak. Kebetulan beliau jadi wakil panitia Acara Maulid sebentar lagi. Jadi persiapannya dari sekarang kan. Tapi ya wallahualam takdir berkata lain," jelasnya.

Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat setempat H Khusairi. Menurut dia, para korban masih 1 keluarga dan usai berwisata ke Batu.

"Masih satu keluarga, pulang dari Malang untuk libur wisata gitu," tutupnya.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads