Ribuan Warga Ponorogo Serbu Buceng Porak Grebeg Tutup Suro

Charolin Pebrianti - detikJatim
Rabu, 15 Jul 2026 23:45 WIB
Meriahnya Grebeg Tutup Suro di Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Ribuan warga memadati kawasan Kecamatan Kauman, Ponorogo, untuk mengikuti tradisi Buceng Porak dalam rangkaian Grebeg Tutup Suro 2026, Selasa (14/7/2026). Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga isi buceng langsung diperebutkan sebelum prosesi pemotongan tumpeng selesai.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan tradisi tahunan tersebut terselenggara berkat kolaborasi pemerintah kecamatan, kelurahan, panitia, Karang Taruna, dan masyarakat.

"Alhamdulillah ini atas bantuan Pak Camat, seluruh kelurahan se-Kauman, panitia, Karang Taruna, dan masyarakat yang bersama-sama menyukseskan Buceng Porak Grebeg Suro 2026. Tadi ramai sekali, belum selesai potong tumpeng sudah buyar diperebutkan warga," kata Lisdyarita kepada wartawan.

Menurut Lisdyarita, Buceng Porak menjadi tradisi yang selalu dinantikan masyarakat. Warga meyakini hasil bumi yang diperebutkan membawa keberkahan karena telah didoakan terlebih dahulu.

"Ini tradisi yang sarat dengan doa-doa. Masyarakat ingin mendapatkan berkah dari hasil bumi tersebut. Sebelum buceng diporak sebenarnya sudah didoakan. Tadi doanya belum selesai, tapi sudah diporak. Mudah-mudahan tetap menjadi berkah bagi semuanya," ujarnya.

Lisdyarita menyebut Buceng Porak rutin digelar setiap perayaan Tutup Suro. Meski tahun ini penyelenggaraannya lebih sederhana akibat efisiensi anggaran, antusiasme warga tidak berkurang.

"Setiap tahun ada. Sebenarnya kami ingin lebih besar lagi, tetapi karena efisiensi pelaksanaannya seperti ini. Alhamdulillah masyarakat hari ini luar biasa, tumplek blek dan ikut memecah buceng porak," imbuhnya.

Salah seorang warga, Suratin, mengaku selalu mengikuti tradisi tersebut setiap tahun. Menurutnya, suasana saling berebut isi buceng memang menjadi bagian dari kemeriahan acara.

"Tiap tahun memang ada acara seperti ini saat Tutup Suro. Namanya Buceng Porak. Memang selalu diporak sampai berdesak-desakan. Itu untuk memeriahkan acara," kata Suratin.

Senada, warga lainnya, Tono, mengaku ikut berebut hasil bumi dengan harapan mendapat berkah dan rezeki yang lebih baik.

"Biar acaranya ramai. Semoga panjang umur, tambah banyak rezeki, dan mendapat berkah. Itu yang kami harapkan," ujar Tono.

Tradisi Buceng Porak merupakan salah satu agenda yang selalu mewarnai perayaan Grebeg Tutup Suro di Ponorogo. Dalam tradisi ini, tumpeng beserta hasil bumi yang telah didoakan diperebutkan warga sebagai simbol sedekah bumi dan ungkapan syukur, sekaligus dipercaya membawa berkah bagi siapa pun yang mendapatkannya. Total ada 6 tumpeng hasil bumi yang diporak atau dibagikan ke warga.



Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork