Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa baru saja melakukan rotasi 6 pejabat Eselon II Pemprov Jatim. Kini, masih ada sejumlah jabatan yang masih diisi pelaksana tugas (Plt).
Khofifah mengatakan jabatan Eselon II yang masih diisi Plt atau kosong tengah dalam proses seleksi. Secepatnya Pemprov Jatim akan mengisi dengan pejabat definitif.
"Jabatan yang ditinggalkan (oleh Eselon II sebelumnya) sementara diisi oleh Plt. sambil menunggu proses seleksi yang dilakukan tim asistensi dan tim penguji kompetensi teknis selesai," kata Khofifah, Rabu (15/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jabatan yang masih diisi Plt di antaranya Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Jatim, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Kepala Bakorwil Madiun, Kepala Bakorwil Pamekasan.
Sementara Sekdaprov Jatim Adhy Karyono memastikan akan segera ada pelantikan Eselon II untuk jabatan-jabatan yang masih diisi Plt.
"Masih tersisa enam jabatan yang sedang kita proses karena sifatnya promosi jabatan. Saya juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada para pejabat yang telah lolos hingga tahap akhir seleksi," bebernya.
Lebih lanjut Adhy menyebut peluang berubahnya Biro Perekonomian menjadi Biro BUMD. Nantinya Biro Perekonomian akan melebur satu dengan Biro Administrasi Pembangunan.
"Sesuai hasil pembahasan panitia khusus (Pansus) terkait BUMD, kita perlu memiliki biro atau badan yang secara khusus menangani pengelolaan BUMD. Saat ini proses tersebut sedang berjalan. Berdasarkan perda yang baru, perubahan organisasi di bawah Sekretariat Daerah cukup ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub), tidak perlu melalui Perda. Kemarin saya sendiri datang ke Kemendagri untuk menjelaskan hal tersebut dan akhirnya disetujui," bebernya.
"Rencananya, Biro Ekonomi akan berubah menjadi Biro Pengelolaan BUMD. Sementara fungsi ekonomi akan bergabung dengan Biro Administrasi Pembangunan. Karena hasil asasmen terakhir masih diperuntukkan bagi Biro Ekonomi, nantinya kita juga akan memiliki kekosongan jabatan untuk posisi yang menangani BUMD," tambahnya.
"Hasil rapat kemarin menyimpulkan bahwa daripada Biro Ekonomi diisi terlebih dahulu lalu organisasinya berubah, lebih baik perubahan dilakukan sekaligus. Selain itu, kita juga masih memiliki empat jabatan yang akan kosong karena pejabatnya memasuki masa pensiun. Oleh karena itu, pada tahap berikutnya akan ada rotasi sekaligus pengisian jabatan kosong melalui promosi dari talenta-talenta ASN, khususnya yang berada pada talent pool Box 7, 8, dan 9 yang memang memiliki potensi," tandasnya.
