Kapan Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Cair? Cek di Kemensos.go.id

Kapan Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Cair? Cek di Kemensos.go.id

Mira Rachmalia - detikJatim
Selasa, 14 Jul 2026 09:45 WIB
Ilustrasi menerima bansos PKH.
Ilustrasi menerima bansos (Foto: Gemini AI)
Surabaya -

Banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai kapan bansos PKH dan BPNT tahap 3 tahun 2026 cair, terutama memasuki pertengahan Juli. Kabar baiknya, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial untuk periode Juli hingga September 2026 segera dimulai dengan target pencairan mulai 20 Juli 2026.

Namun, ada hal penting yang perlu diketahui. Pada penyaluran tahap ketiga ini, daftar penerima bansos mengalami pembaruan, sehingga tidak semua penerima pada tahap sebelumnya otomatis kembali mendapatkan bantuan. Karena itu, masyarakat disarankan mengecek status penerima melalui layanan resmi Kemensos sebelum menunggu pencairan dana.

Kapan Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Cair?

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menargetkan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2026 mulai berlangsung pada 20 Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang menyebut penyaluran bantuan periode Juli-September 2026 akan dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pada tahap ketiga ini, pemerintah menargetkan bantuan dapat disalurkan kepada lebih dari 18 juta KPM di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

Mengapa Daftar Penerima Bansos Juli 2026 Berubah?

Salah satu hal yang paling banyak dipertanyakan masyarakat adalah alasan nama penerima bansos berubah dibandingkan tahap sebelumnya.

Kementerian Sosial menjelaskan bahwa daftar penerima bantuan sosial selalu diperbarui agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Pemutakhiran data dilakukan berdasarkan kondisi terbaru masyarakat.

Beberapa penyebab perubahan data penerima antara lain:

  • Penerima meninggal dunia;
  • Berpindah domisili;
  • Kondisi ekonomi keluarga sudah membaik sehingga tidak lagi memenuhi syarat;
  • Adanya masyarakat baru yang dinilai layak menerima bantuan berdasarkan hasil pemutakhiran data pemerintah.

Karena adanya proses pembaruan tersebut, masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan disarankan tetap melakukan pengecekan status penerima secara berkala melalui layanan resmi Kemensos.

Cara Cek Status Bansos PKH

Untuk memastikan apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.

Terdapat dua cara praktis yang bisa dipilih untuk mengecek status bansos 2026. Cukup siapkan NIK KTP dan ikuti langkah-langkah baik melalui situs resmi maupun aplikasi mobile yang disediakan langsung oleh Kementerian Sosial sebagai berikut.

1. Situs Resmi Kemensos

Untuk informasi terbaru dan paling valid mengenai bantuan sosial seperti PKH, kunjungi situs resmi Kementerian Sosial RI. Masyarakat bisa mengecek status bansos melalui portal ini, dengan cara berikut ini.

  • Buka website https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan data sesuai dengan kolom isian:
    • Provinsi
    • Kabupaten/Kota
    • Kecamatan
    • Desa/Kelurahan
  • Ketik nama lengkap sesuai KTP.
  • Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
  • Klik tombol "Cari Data".
  • Sistem akan menampilkan status bansos apakah terdaftar sebagai penerima atau belum

2. Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Selain melalui situs web, masyarakat kini bisa memantau status bantuan sosial langsung dari genggaman tangan lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos. Dirilis resmi Kementerian Sosial, aplikasi resmi untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek apakah mereka termasuk penerima bansos seperti PKH atau BPNT.

Tampilan aplikasi yang sederhana ini sangat cocok digunakan siapa saja, terutama bagi yang ingin mengecek bantuan secara rutin tanpa harus datang ke kantor desa atau dinas sosial. Berikut cara mengecek bansos melalui aplikasi.

  • Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos.
  • Login menggunakan akun yang sudah diverifikasi.
  • Pilih menu "Cek Bansos".
  • Masukkan data wilayah domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
  • Klik "Cari Data" untuk melihat hasil pengecekan.

Berapa Nominal Bansos PKH dan BPNT Tahun 2026?

Apabila mengacu pada besaran bantuan yang digunakan pemerintah sebelumnya, penerima BPNT memperoleh bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang umumnya disalurkan sekaligus untuk tiga bulan.

Sementara itu, besaran Program Keluarga Harapan (PKH) berbeda untuk setiap kategori penerima. Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, nominal bantuannya meliputi:

  • ibu hamil sebesar Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 setiap tahap;
  • anak usia dini sebesar Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 setiap tahap;
  • siswa SD sebesar Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 setiap tahap;
  • siswa SMP sebesar Rp1,5 juta per tahun atau Rp375.000 setiap tahap;
  • siswa SMA sebesar Rp2 juta per tahun atau Rp500.000 setiap tahap;
  • penyandang disabilitas berat sebesar Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 setiap tahap;
  • lanjut usia berusia 60 tahun ke atas sebesar Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 setiap tahap;
  • korban pelanggaran HAM berat sebesar Rp10,8 juta per tahun atau Rp2,7 juta setiap tahap.

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 3 tahun 2026 ditargetkan mulai berlangsung 20 Juli 2026 dengan sasaran lebih dari 18 juta Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia. Mengingat daftar penerima telah diperbarui berdasarkan hasil pemutakhiran data, masyarakat sebaiknya segera mengecek status kepesertaan menggunakan NIK melalui layanan resmi Kementerian Sosial.



(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads