Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Cosplay Bajak Laut di Hari Pertama MPLS

Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Cosplay Bajak Laut di Hari Pertama MPLS

Esti Widiyana - detikJatim
Senin, 13 Jul 2026 12:30 WIB
MPLS SDN Kaliasin 1 Surabaya diwarnai dengan cosplay tema laut.
MPLS SDN Kaliasin 1 Surabaya diwarnai dengan cosplay tema laut. Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Ada yang unik di hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SDN Kaliasin 1 Surabaya. Tahun ini, siswa baru kelas 1 disambut guru dan murid yang mengenakan kostum (cosplay) bertema laut.

Guru-guru berinisiatif memakai pakaian unik tematik setiap tahun. Para guru dan kepala sekolah SDN Kaliasin 1 Surabaya menggunakan kostum bertema laut. Tujuannya, menyambut siswa yang baru pertama masuk SD dengan suasana menyenangkan.

Dari pantauan detikJatim, tidak semua siswa baru kelas 1 menggunakan seragam merah putih, banyak yang masih memakai seragam TK masing-masing. Sementara para guru dan kakak kelas memakai kostum bertema laut, salah satunya bajak laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karakter yang dipakai guru dan siswa bermacam-macam. Ada bajak laut, kura-kura, kepiting, ikan nemo, ikan pari, ubur-ubur, nelayan, neptunus dewa laut, lumba-lumba, gurita, ikan hiu, bintang laut, dan lainnya.

Kepala Sekolah SDN Kaliasin 1 Surabaya Sastro mengatakan, tahun ini tema laut dipilih karena Indonesia sebagian besar terdiri dari laut. Hal tersebut pun menjadi pengenalan kepada anak-anak didik baru.

ADVERTISEMENT

"Surabaya juga dekat dengan laut. Karena laut itu banyak kehidupan di sana, sumber daya alamnya, terutama jenis-jenis ikan, ada berbagai macam tiram, garam. Itu perlu dikenalkan ke anak-anak, guru-guru memperkenalkan dengan cosplay, seperti yang saya pakai ini adalah raja laut," kata Sastro kepada wartawan di SDN Kaliasin 1 Surabaya, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, raja laut di film SpongeBob ini familiar dikenal anak-anak. Di mana, karakter itu mempunyai sifat bijaksana, melindungi warganya, hingga menciptakan suasana kehidupan yang damai.

"Saya hubungkan dengan anak-anak dalam penerimaan siswa baru ini, memang kita harus membuat suasana tidak menakutkan dan menjadi menyenangkan, jadi masuk (sekolah) pertama ini menjadi lebih nyaman," ujarnya.

Menurutnya, pengenalan tematik saat MPLS memiliki efek yang sangat dirasakan sekolah. Di mana siswa baru menjadi senang dan tidak takut sekolah SD.

"Mereka kan transisi dari TK ke SD, ketika anak pertama kali masuk di lingkungan sekolah SD, kami menyiapkan suasana belajar atau lingkungan yang menyenangkan. Salah satunya yaitu menyambut dengan berbagai macam tema, ramah, senyum, sapa, salam," pungkasnya.

Tahun ini, SDN Kalisasin 1 Surabaya menerima 112 siswa baru sesuai pagu.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads