Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk telah dikunjungi 4.500 orang sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto dan dibuka untuk umum. Ada sejumlah hal yang sedang disiapkan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Presiden KSPSI sekaligus Penasihat Kapolri, Andi Gani Nena Wea mengunjungi Museum Ibu Marsinah didampingi jajaran pengurus KSPSI Jawa Timur pada Jumat (10/7/2026). Andi mengaku bahagia melihat tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk mengunjungi Museum Ibu Marsinah.
Sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada rangkaian peringatan May Day 2026, museum tersebut telah dikunjungi sekitar 4.500 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, angka kunjungan itu menunjukkan bahwa perjuangan Pahlawan Nasional Marsinah mendapat perhatian luas dari masyarakat tidak hanya dari kalangan pekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat bahagia melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Sejak diresmikan, Museum Ibu Marsinah telah dikunjungi sekitar 4.500 orang dari berbagai kota di Tanah Air. Ini membuktikan bahwa semangat perjuangan Ibu Marsinah terus hidup dan menginspirasi seluruh rakyat Indonesia," jelas Andi Gani.
Andi Gani menegaskan, Museum Marsinah tidak hanya menjadi simbol perjuangan kaum buruh tetapi juga menjadi ruang edukasi sejarah bagi seluruh lapisan masyarakat. Sehingga Pahlawan Nasional Marsinah hari ini bukan hanya milik kaum buruh tetapi sudah menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
"Museum ini kami bangun agar generasi muda memahami nilai-nilai keberanian, keadilan, dan perjuangan yang diwariskan Ibu Marsinah. Kami akan terus merawat dan mengembangkannya sebagai pusat edukasi sejarah perjuangan bangsa," ujarnya.
Museum Ibu Marsinah dibangun atas inisiasi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, keluarga Pahlawan Nasional Marsinah, serta jajaran KSPSI Jawa Timur.
Museum tersebut diresmikan Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Ke depan, lanjut Andi Gani, KSPSI berkomitmen terus mengembangkan museum agar semakin menarik dan memberikan pengalaman edukatif bagi para pengunjung.
Ia berharap, Museum Ibu Marsinah menjadi destinasi edukasi nasional yang terus berkembang dan semakin banyak dikunjungi masyarakat.
"Setiap tahun kami akan menggelar berbagai kegiatan di Museum Ibu Marsinah. Kami juga akan melengkapi fasilitas museum, mulai dari website resmi, toko suvenir, hingga penambahan koleksi bersejarah," ungkapnya.
