Bom Aircraft Perang Dunia II di Blitar Dimusnahkan, Getarannya Sampai 5 Km

Bom Aircraft Perang Dunia II di Blitar Dimusnahkan, Getarannya Sampai 5 Km

Fima Purwanti - detikJatim
Jumat, 10 Jul 2026 16:15 WIB
Proses disposal bom aircraft yang ditemukan di Blitar
Proses disposal bom aircraft yang ditemukan di Blitar/Foto: Humas Polres Blitar
Blitar -

Tim Jibom Brimob Polda Jatim Mako Kediri melakukan disposal atau pemusnahan terhadap bom jenis aircraft yang ditemukan di Sungai Lahar Jalan Manggar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. D

isposal itu dilakukan di sekitar Kali Bladak, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar yang jauh dari pemukiman warga. Sementara getaran akibat ledakan itu dirasakan warga yang berjarak hingga lima kilometer.

"Untuk bom jenis aircraft yang telah dievakuasi kemarin sudah dilakukan disposal atau pemusnahan oleh tim Jibom Polda Jatim dengan personel Polres Blitar Kota. Disposal dilakukan siang tadi, dan berjalan lancar," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar kepada detikJatim, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samsul menyebut, disposal dilakukan di bekas galian tambang kawasan Kali Bladak, Kecamatan Nglegok. Lokasi tersebut dipilih karena jauh dari pemukiman warga. Selain itu, lokasinya luas dan aman untuk proses disposal.

ADVERTISEMENT

"Sebelum dilaksanakan disposal, personel melakukan sterilisasi lokasi. Untuk memastikan tidak ada warga maupun pekerja tambang pasir yang melintas di sekitar lokasi. Nah, setelah dinyatakan aman baru dilakukan disposal dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar," jelasnya.

Menurut Samsul, proses disposal disesuaikan dengan SOP dari Tim Jibom Brimob dengan mengutamakan keselamatan personel dan lingkungan sekitar. Polres Blitar Kota memastikan proses disposal itu berlangsung secara kondusif.

"Sampai dengan disposal selesai, personel dipastikan dalam keadaan aman dan lancar," katanya.

Salah seorang warga Nglegok, Eka mengaku mendengar dan merasakan getaran dari ledakan bom tersebut. Ia menyebut rumahnya berjarak sekitar 5 kilometer dari titik pusat lokasi peledakan bom itu.

"Kedengeran cukup keras sekali, jaraknya sekitar 4 sampai 5 kilometer dari Kali Bladak itu. Beberapa warga sekitar sini juga kaget, berhamburan keluar rumah. Kami kira Gunung Kelud meletus, ternyata sedang ada peledakan bom dari polisi," tandasnya.



(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads