Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber Lindungi Data-Layanan Publik

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 10 Jul 2026 11:15 WIB
Kerja sama Pemkab Sidoarjo dengan perusahaan asal Korsel untuk keamanan siber/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat keamanan siber melalui kerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), LSWare Inc. Hal ini penting untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan siber.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan (MoU) antara Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dengan LSWare Inc yang ditandatangani di Korsel pada 2025. Fokus dukungan yang diberikan mencakup penguatan cyber security serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di pemerintah daerah.

Sebagai bagian dari implementasinya, Pemkab Sidoarjo juga menjadi salah satu daerah yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan langsung dari LSWare Inc di Korsel.

Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati pun mengatakan, percepatan transformasi digital yang dilakukan Pemkab Sidoarjo harus diimbangi dengan sistem keamanan siber yang kuat. Menurutnya, perlindungan data menjadi aspek penting agar layanan publik berbasis digital tetap berjalan aman dan terpercaya.

"Keamanan siber menjadi elemen penting dalam menjaga kerahasiaan dan ketersediaan data pemerintah," kata Fenny, Jumat (10/7/2026).

Ia menilai, penguatan keamanan siber diperlukan untuk mengantisipasi kebocoran data maupun gangguan terhadap layanan publik. Sebab, insiden keamanan digital dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

"Dengan penguatan kapasitas ini, tata kelola layanan digital di Sidoarjo diharapkan semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko serangan siber," ujarnya.

Sementara itu, Direktur LSWare Indonesia Kim Mansun mengatakan, LSWare memiliki pengalaman di bidang keamanan server, privileged access management, hingga solusi manajemen kerentanan. Perusahaannya juga telah menjalin kemitraan dengan SUCOFINDO.

"Kami telah memperoleh sertifikasi SecuMS dan Omniguard dari BSSN, dan kami terus menjalankan pedoman keamanan siber serta program kerja sama teknis," tutur Kim.

Ia pun menjelaskan transformasi digital yang berlangsung cepat di sektor pemerintahan membuat layanan publik semakin bergantung pada sistem teknologi informasi. Di sisi lain, ancaman siber seperti ransomware, peretasan, hingga kebocoran data juga terus meningkat.

"Secara khusus, pemerintah daerah sering kali menghadapi keterbatasan dalam hal infrastruktur keamanan dan tenaga ahli, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap serangan siber seperti ransomware, peretasan, dan kebocoran data," jelasnya.

Pihaknya berharap kerja sama tersebut menjadi awal kemitraan jangka panjang untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman dan tangguh di Sidoarjo.

"Kami berharap momen ini dapat menjadi awal dari kemitraan yang kuat untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi masyarakat Sidoarjo," pungkasnya.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork