Viral Petani Pulang-Pergi dari Kebun Terbang Pakai Drone di Tuban

Viral Petani Pulang-Pergi dari Kebun Terbang Pakai Drone di Tuban

Aprilia Devi - detikJatim
Rabu, 08 Jul 2026 16:15 WIB
Petani di Tuban pulang-pergi kebun naik drone
Petani di Tuban pulang-pergi kebun naik drone/Foto: Tangkapan layar
Tuban -

Beredar video viral di media sosial memperlihatkan seorang petani yang terbang dengan drone untuk pulang-pergi di lahan perkebunan. Aksi ini terjadi di perkebunan wilayah Tuban, Jawa Timur.

Dalam rekaman video amatir tersebut, seorang pria tampak tenang berdiri di atas drone yang sedang mengudara. Drone tersebut mampu mengangkat tubuh petani itu hingga ketinggian sekitar 15 meter dari permukaan tanah dan menempuh jarak hingga satu kilometer dalam satu kali penerbangan.

Video tersebut diambil di area perkebunan wilayah Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sementara yang berada dalam video adalah kepala area sekaligus mitra kerjanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi ini pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet karena keunikannya. Saat ditelusuri detikJatim, ternyata, video tersebut hanyalah konten.

ADVERTISEMENT

Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto (47) sebagai pemilik akun yang mengunggah video tersebut mengakui video itu adalah konten yang bertujuan meningkatkan pengikut di akun media sosial.

"Perlu kami sampaikan bahwa penggunaan drone yang sebenarnya di lahan kami hanya difungsikan untuk membantu operasional pertanian, yaitu untuk mengangkut bibit, pupuk, dan hasil panen ke area lahan tanam," ujar Budianto saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (8/7/2026).

Drone itu disebut digunakan untuk menyemprot cairan pestisida serta pupuk cair ke tanaman di lahandari ketinggian agar lebih efektif. Terlebih untuk menjangkau area di medan yang sulit.

Adapun drone sendiri merupakan hasil modifikasi dari drone pertanian dengan kapasitas sekitar 150 liter air.

Ia pun memastikan aktivitas yang beredar dalam video bukan merupakan metode transportasi kerja yang diterapkan untuk para petani maupun pekerja di lahannya.

"Drone tidak digunakan untuk mengangkut orang," tegasnya.

Sesuai tujuannya, drone itu pun dipastikan hanya untuk kebutuhan distribusi pupuk, bibit, hingga hasil panen.

"Awalnya ya untuk pupuk, untuk bibit dan ke depannya nanti kalau sudah panen ya untuk ngangkut hasil panen," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads