Ratusan mitra pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Surabaya menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi. Mereka ingin ada kepastian dari Badan Gizi Nasional (BGN) agar program MBG terus berjalan.
Aksi demonstrasi ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Aksi ini berlangsung damai di mana massa membawa berbagai bahan pokok makanan seperti sayur untuk dibagikan ke pengendara.
Massa membawa berbagai poster di antaranya bertuliskan 'I Love MBG', 'Stop Drugs, Yes MBG', 'Jangan Korbankan Relawan MBG', hingga 'MBG Harus Dilanjutkan'.
Ketua DPD Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) Kota Surabaya, Bagiyon mengatakan, aksi demonstrasi ini berharap agar pemerintah tetap melanjutkan program MBG.
"Para massa aksi demonstrasi yang juga berasal dari relawan dapur, penjual sayur, peternak telur ingin agar MBG diteruskan karena manfaatnya sangat besar untuk warga," kata Bagiyon di lokasi, Rabu (8/7/2026).
Bagiyon menyebut, massa menuntut BGN agar lebih transparan dalam tata kelola MBG. Selain itu, massa menuntut ada kepastian hukum agar program MBG terus berjalan.
"Kami minta pemerintah tidak mengorbankan para relawan atau pekerja dapur MBG. Program ini sangat bagus, hanya perlu perbaikan tata kelola agar semakin sempurna," terangnya.
Pihaknya menuntut pemerintah pusat segera mencabut Surat Edaran No.12/2026 terkait penghentian MBG dari 22 Juni hingga 13 Juli 2026 alias saat masa libur sekolah.
"Kami minta surat edaran itu dicabut karena dibuat tanpa melibatkan aspirasi mitra dan melanggar kesepakatan dalam perjanjian kerja sama (PKS)," tandasnya.
Aksi ini berjalan damai. Sekitar pukul 11.45 WIB, massa mulai membubarkan diri dan saat ini aparat kepolisian tengah membongkar kawat berduri di depan Grahadi.
Simak Video "Video Nanik Ogah Jawab Saat Ditanya Motor Listrik MBG, Pilih Menghindar"
(faa/hil)