Pemkot Malang Nyatakan Perang terhadap LGBT

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 07 Jul 2026 15:00 WIB
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat/Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim
Malang -

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan komitmennya untuk menyikapi isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di wilayahnya.

Langkah ini diambil menyusul adanya aturan pusat yang memasukkan LGBT sebagai salah satu ancaman non-militer, serta temuan ratusan kasus baru HIV di Kota Malang yang didominasi oleh hubungan sesama jenis.

Wahyu menyatakan, sebagai kota pendidikan dan pariwisata, Kota Malang tidak luput dari dinamika sosial tersebut. Oleh karena itu, langkah antisipasi sejak dini mulai digencarkan oleh Pemerintah Kota Malang.

"Terkait dengan hal tersebut memang saya sudah minta ada sosialisasi, karena memang Kota Malang ini kota pendidikan, kota pariwisata, ya tentunya hal-hal yang seperti itu ada juga terjadi di Kota Malang," ujar Wahyu Hidayat kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Menurut Wahyu, sosialisasi ini menyasar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memberikan gambaran utuh mengenai dampak nyata yang ditimbulkan, khususnya dari sektor kesehatan.

Edukasi juga diarahkan kepada masyarakat luas, terutama kaum pendatang yang menempuh studi atau bekerja di Kota Malang.

Saat ditegaskan mengenai sikap pemerintah daerah terhadap fenomena ini, Wahyu secara blak-blakan menyebut bahwa pergerakan LGBT di Kota Malang harus diperangi demi menjaga lingkungan kota.

"Ya, perlu kita perangi," tegasnya.

Lebih jauh dari sekadar imbauan, Pemkot Malang kini tengah mengkaji regulasi terkait serta menyiapkan langkah taktis di lapangan.

Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, Pemkot Malang berharap dapat memetakan serta menekan potensi penyebaran dampak negatif tersebut secara efektif sejak dini.

Wahyu memastikan penanganan isu ini tidak hanya berhenti pada tataran sosialisasi formal, melainkan melalui program khusus yang melibatkan lintas sektor.

"Ada program khusus, ada program khusus, baik Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan, ya, untuk bisa memberikan satu gambaran dampak apabila terjadi LGBT," pungkas Wahyu.



Simak Video "Keseruan Menyelam di Kolam Alami Air Terjun Banyu Anjlok, Malang"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork