Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan mengevaluasi penyelenggaraan konser gratis Denny Caknan yang berujung ricuh di kawasan eks Hi-Tech Mal THR Surabaya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah banyaknya penonton yang berasal dari luar Kota Surabaya.
Diketahui, konser gratis Denny Caknan di kawasan eks Hi-Tech Mal THR Surabaya ricuh pada Minggu (5/7) malam. Konser tersebut merupakan rangkaian kegiatan Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data dari Polrestabes Surabaya, terdapat 21 korban luka, dua di antaranya petugas Babinsa dan PMK. Lalu, masih ada 12 orang luka dirawat di RSUD Dr Soewandhie.
"Jadi evaluasi yang kita lakukan adalah nanti kita lihat itu sebenarnya untuk kegiatan anak muda. Iku engkok dievaluasi sing teko apakah banyak dari luar (kota) atau apa, onok bus-busan barang. Katanya begitu," kata Eri kepada wartawan di DPRD Surabaya, Senin (6/7/2026).
Ditanya soal konser gratis jadi pemicu kericuhan, Eri menekankan bahwa rata-rata kegiatan Pemkot Surabaya digelar gratis untuk warga.
"Sebenarnya kan sebelum-sebelumnya kita pasti pakai gelang. Warga Surabaya yang datang," ujarnya.
Eri juga bakal mencari tahu kronologi secara utuh dari mereka yang datang, termasuk Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji dan anggota DPRD Surabaya.
"Tapi kemarin katanya sampai ono bis-bisan ya. Makanya saya coba tanyakan ya sama teman-teman di lapangan. Juga saya tanyakan ke nanti ke yang datang baik anggota DPRD maupun Pak Wawali. Kenapa kejadiannya, karena apa," pungkasnya.
(auh/abq)
