Geger Mayat Membusuk Ditemukan dalam Sumur di Probolinggo

Geger Mayat Membusuk Ditemukan dalam Sumur di Probolinggo

M Rofiq - detikJatim
Jumat, 03 Jul 2026 20:45 WIB
Proses evakuasi mayat dalam sumur di Probolinggo
Proses evakuasi mayat dalam sumur di Probolinggo (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Warga Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di dalam sebuah sumur di area tanaman sengon, Jumat (3/7/2026).

Kondisi jenazah yang sudah membusuk serta sempitnya diameter sumur membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Petugas dari Polsek Kraksaan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo sempat mengalami kendala sebelum akhirnya meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus, seperti tripod penarik, tali, full body harness, hingga alat bantu pernapasan. Seorang petugas kemudian diturunkan ke dalam sumur untuk mengangkat jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik lahan sengon, Suryadi, mengaku pertama kali mengetahui adanya mayat setelah mendapat telepon dari pekerjanya yang hendak mengambil air dari sumur tersebut.

ADVERTISEMENT

"Awalnya buruh tani saya menelepon karena melihat kaki di dalam sumur. Setelah ditusuk menggunakan bambu, baru terlihat kaki dan wajah korban. Sumur itu biasanya digunakan untuk mengairi sawah dan menyiram tanaman," ujar Suryadi.

Ia menambahkan, sebelumnya tidak ada pekerja yang mengetahui keberadaan mayat tersebut. Namun, sehari sebelum ditemukan sempat tercium bau menyengat yang awalnya diduga berasal dari bangkai hewan.

Setelah berlangsung sekitar empat jam, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah dari dalam sumur.

Berdasarkan ciri-ciri fisik sementara, korban diduga berjenis kelamin perempuan karena memiliki rambut panjang. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban sebelum dilakukan pemeriksaan medis dan autopsi.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematian.

"Kondisi mayat belum bisa kami pastikan, termasuk jenis kelaminnya. Kami menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi. Saat ini juga belum ada laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan mayat tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan kami berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo untuk mengungkap identitas korban," ujarnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, guna menjalani proses identifikasi dan autopsi.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat tindak kekerasan atau penyebab lainnya. Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan forensik sebagai dasar untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads