7 Summits Jawa, ⁠4 Gunung Ada di Jawa Timur

Irma Budiarti - detikJatim
Jumat, 03 Jul 2026 14:15 WIB
Ilustrasi 7 Summits Jawa. (Foto peta gunung hanya ilustrasi AI). Foto: Gemini AI
Surabaya -

Pulau Jawa memiliki banyak gunung yang menjadi tujuan favorit para pendaki, mulai dari gunung berapi aktif hingga gunung dengan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Di antara ratusan gunung tersebut, terdapat 7 Summits Jawa, yakni tujuh gunung dengan ketinggian tertinggi di Pulau Jawa.

Menariknya, empat dari tujuh gunung tertinggi di Pulau Jawa berada di Provinsi Jawa Timur. Bahkan, gunung tertinggi di Pulau Jawa, yakni Gunung Semeru, juga berada di provinsi ini. Lantas, gunung apa saja yang masuk dalam daftar 7 Summits Jawa?

Apa Itu 7 Summits Jawa?

7 Summits Jawa merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tujuh gunung dengan elevasi tertinggi di Pulau Jawa. Daftar ini menjadi salah satu tantangan populer di kalangan pendaki yang ingin menaklukkan puncak-puncak tertinggi di Pulau Jawa.

Ketujuh gunung tersebut tersebar di tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Dari ketujuh gunung tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak karena memiliki empat gunung yang masuk dalam daftar. Berikut daftar 7 Summits Jawa, yang empat di antaranya dari Jatim.

  • Gunung Semeru 3.676 mdpl
  • Gunung Slamet 3.432 mdpl
  • Gunung Sumbing 3.371 mdpl
  • Gunung Raung 3.344 mdpl
  • Gunung Arjuno 3.339 mdpl
  • Gunung Lawu 3.265 mdpl
  • Gunung Welirang 3.156 mdpl

7 Summits Jawa

Bagi para pendaki, istilah 7 Summits Jawa tentu sudah tidak asing. Sebutan ini merujuk pada tujuh gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa yang menjadi target banyak pendaki. Berikut daftar lengkap 7 Summits Jawa beserta lokasi, ketinggian, dan daya tarik masing-masing gunung.

1. Gunung Semeru (3.676 mdpl)

Puncak Gunung Semeru. Foto: (Tri Wahyuni/d'traveler)

Gunung Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl. Gunung yang dijuluki Mahameru ini berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Gunung yang membentang di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang ini termasuk gunung api tipe A yang hingga kini masih aktif dengan status Level III (Siaga). Puncaknya, Mahameru, berada tepat di atas Kawah Jonggring Saloko yang menjadi pusat aktivitas vulkanik.

Sebelum pendakian Gunung Semeru ditutup akibat peningkatan aktivitas vulkanik, jalur Ranu Pane menjadi pintu masuk utama menuju Ranu Kumbolo, salah satu danau pegunungan paling ikonik di Indonesia.

2. Gunung Slamet (3.432 mdpl)

Puncak Gunung Slamet di Jawa Tengah Foto: (I Gede Leo Agustina/d'Traveler)

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, sekaligus gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Gunung api tipe A ini berada di wilayah Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang.

Gunung Slamet memiliki beberapa jalur pendakian resmi, seperti Bambangan, Baturraden, Guci, Kaliwadas, Cemara Sakti, dan Dipajaya. Medannya cukup panjang dan menanjak sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima.

3. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)

Gunung Sumbing. Foto: Getty Images/iStockphoto/Muharram Rusydi

Gunung Sumbing berada di wilayah Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Gunung api tipe B ini dikenal memiliki jalur pendakian yang cukup terjal, terutama menjelang puncak.

Beberapa jalur favorit menuju puncak Sumbing, antara lain Garung, Bowongso, Butuh, Sipetung, Banaran, dan Mangli. Dari puncaknya, pendaki dapat menikmati panorama Gunung Sindoro, Merbabu, hingga kawasan Dataran Tinggi Dieng.

4. Gunung Raung (3.344 mdpl)

Jalur ekstrim gunung Raung dijuluki jembatan sirotol mustaqim Foto: detik

Gunung Raung berada di wilayah Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo dengan ketinggian sekitar 3.344 mdpl. Gunung api tipe A ini terkenal memiliki kaldera raksasa dan jalur pendakian yang sangat menantang.

Saat ini Gunung Raung berstatus Level II (Waspada), sehingga calon pendaki wajib memperhatikan informasi resmi sebelum melakukan pendakian. Pendakian Gunung Raung dapat dilakukan melalui jalur Kalibaru di Banyuwangi maupun Sumber Wringin di Bondowoso.

5. Gunung Arjuno (3.339 mdpl)

Gunung Arjuno Foto: Istimewa

Gunung Arjuno berada di Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian sekitar 3.339 mdpl. Gunung ini merupakan bagian dari kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Gunung Arjuno menjadi satu kompleks dengan Gunung Welirang, sehingga keduanya sering didaki dalam satu perjalanan.

Gunung ini juga dikenal memiliki banyak situs sejarah berupa candi dan petilasan yang tersebar di sepanjang jalur pendakian. Di lereng Gunung Arjuno terdapat sumber mata air Sungai Brantas yang menjadi salah satu sumber air terpenting di Jawa Timur.

6. Gunung Lawu (3.265 mdpl)

Puncak Gunung Lawu dari Jalur Cemoro Sewu Foto: (basri bachtiar/d'Traveler)

Gunung Lawu berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Magetan, dan Ngawi.

Gunung Lawu termasuk gunung api tipe B ini memiliki tiga puncak utama, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah.

Selain terkenal sebagai destinasi pendakian, Gunung Lawu memiliki banyak situs sejarah dan spiritual yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

7. Gunung Welirang (3.156 mdpl)

Gunung Welirang di Pasuruan, Jawa Timur Foto: Basri Bachtiar/d'Traveler

Gunung Welirang memiliki ketinggian sekitar 3.156 mdpl dan berada di wilayah Pasuruan, Mojokerto, serta Kota Batu. Gunung api tipe A ini terkenal sebagai penghasil belerang alami. Nama "Welirang" sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti belerang.

Hingga kini, aktivitas penambangan belerang tradisional masih dapat dijumpai di kawasan kawahnya. Karena letaknya berdampingan dengan Gunung Arjuno, banyak pendaki memilih menaklukkan kedua gunung tersebut dalam satu rangkaian pendakian.

Keberadaan empat gunung dalam daftar 7 Summits Jawa menunjukkan Jawa Timur memiliki bentang alam pegunungan yang sangat beragam. Selain menjadi rumah bagi gunung tertinggi di Pulau Jawa, provinsi ini juga memiliki gunung-gunung dengan karakteristik unik.

Tak heran Jawa Timur menjadi salah satu destinasi favorit bagi pendaki dari berbagai daerah. Namun, sebelum merencanakan pendakian, calon pendaki tetap perlu memantau informasi resmi mengenai status gunung, kondisi cuaca, serta aturan yang berlaku di masing-masing jalur pendakian.



Simak Video "Video: Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork