Menteri Ara Tambah 444 Unit Renovasi RTLH di Kota Blitar

Menteri Ara Tambah 444 Unit Renovasi RTLH di Kota Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 02 Jul 2026 19:20 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kota Blitar
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di Kota Blitar. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait memutuskan untuk menambah kuota perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Menteri Ara menambahkan 444 unit RTLH khusus untuk warga Kota Blitar yang ditargetkan selesai pada tahun ini.

"Tadi sudah kami dijelaskan di awal, kami tambah 444 unit. Kita mau tuntas, ngapain bolak-balik kalau bisa tuntas. Pegawai siap, pekerja siap, Wawali siap, Sekda Provinsi juga siap bantu," kata Ara kepada wartawan, Kamis sore (2/7/2026).

Ara menegaskan proses renovasi rumah tidak layak huni agak segera dimulai. Yakni pada 10 Juli 2026. Renovasi rumah itu akan ditargetkan selesai pada tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus siap mulai tahun ini, semua siap. Anggarannya sekitar Rp 20 juta per rumah. Oktober tahun ini harus selesai," terangnya.

ADVERTISEMENT

Ara juga sempat memuji warga penerima manfaat yang jeli dan berhasil melakukan negosiasi dengan Pihak Ketiga atau Toko Bangunan. Sehingga penerima manfaat masih bisa mendapat sisa dari renovasi rumah tidak layak huni tersebut.

"Ternyata ada beberapa warga yang kerja di bangunan, jadi tahu harganya dan bisa nego harga materialnya. Nah, ini kan kembali ke rakyat juga," katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Blitar, jumlah rumah tidak layak huni di Kota Blitar ada 837 unit. Sebanyak 393 unit mendapat program bantuan bedah rumah pada 2026 ini, dengan rincian 300 unit bantuan dari pemerintah pusat, 86 unit dari APBD Kota Blitar, dan tujuh unit Provinsi Jatim.

Sementara ada 444 unit rumah tidak layak huni di Kota Blitar yang belum tercover program bantuan bedah rumah pada 2026 ini. Saat ini, kebutuhan itu akan dicover sepenuhnya oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP).

Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menuntaskan masalah rumah tidak layak huni di Kota Blitar.

Elim berharap, selain memberikan huninan yang layak kepada warga, program bedah rumah dari pemerintah pusat juga dapat menggerakkan roda ekonomi di Kota Blitar.

"Kami berharap program bedah rumah ini ikut menggerakkan ekonomi di Kota Blitar. Toko materil ikut terdampak dan dapat menyerap lapangan pekerjaan," tandasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads