Nahas menimpa QDPQ (17), pelajar asal Desa Rejosari, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Ia luka parah dan kritis tertabrak truk di Jalan Raya Bendungan, Kecamatan Kraton.
Peristiwa bermula saat korban mengendarai motor Honda Beat bernopol N 3119 TDQ keluar dari perkampungan sisi selatan jalan raya hendak menyeberang ke arah utara, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban sudah masuk tengah jalan atau di area putar balik dan sempat dihentikan oleh sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) karena arus kendaraan dari arah barat menuju timur masih padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga terburu-buru, korban tetap melanjutkan perjalanan menyeberang. Pada saat bersamaan, dump truk bernopol N 8944 UZ yang melaju dari arah barat menuju timur langsung menabrak korban.
Akibatnya, korban mengalami luka berat di bagian kepala. Korban dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk segera mendapatkan pertolongan.
Ansori, petugas supeltas yang berada di lokasi, mengaku telah memberi isyarat agar korban berhenti sebelum menyeberang. Namun, korban tetap melaju hingga kecelakaan tidak dapat dihindari.
"Sudah kasih tanda berhenti karena dari arah barat ada truk yang melaju. Tapi mungkin karena buru-buru, korban tetap jalan," kata Ansori.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Zulkifli mengatakan masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga telah mengamankan sepeda motor korban dan dump truk sebagai barang bukti.
"Korban masih dalam perawatan intensif di rumah," terangnya
(irb/hil)
