Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan evaluasi dan optimalisasi pengelolaan media sosial untuk jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Trenggalek. Langkah ini untuk meningkatkan engagement dalam layanan masyarakat berbasis medsos.
Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Trenggalek, Yusuf Widharto, mengatakan evaluasi yang diikuti 42 pengelola medsos OPD tersebut dinilai penting karena saat ini masyarakat lebih sering mengakses informasi melalui media sosial.
"Kami ingin meningkatkan efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat melalui kanal digital resmi pemerintah," kata Yusuf, Senin (29/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil evaluasi berkala, sebagian besar akun media sosial OPD di Kabupaten Trenggalek telah memiliki jumlah pengikut yang cukup banyak. Namun, tingginya jumlah pengikut tersebut belum sebanding dengan tingkat interaksi atau engagement rate (ER), yang masih berada pada kategori rendah hingga sedang di sejumlah akun.
Pihaknya memberikan pengarahan dan strategi kepada masing-masing dinas agar informasi unggahan di kanal medsos bisa bisa diterima masyarakat dan tidak hanya sekadar disisi kegiatan seremonial.
"Kami mendorong admin media sosial agar tidak sekadar mengunggah dokumentasi kegiatan, tetapi mampu menyajikan konten yang relevan, edukatif, dan menarik bagi masyarakat," jelasnya.
Seluruh admin organisasi perangkat daerah diharapkan bisa adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. Kanal pemerintah harus menjadi rujukan informasi terpercaya bagi masyarakat luas.
"Admin memang dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat melalui media sosial," jelasnya.
Dalam forum tersebut, praktisi komunikasi digital Trigus Dodik Susilo turut memberikan materi mengenai strategi pengelolaan konten. Menurutnya, teknik penulisan narasi sangat mempengaruhi tingkat interaksi sebuah unggahan. Masyarakat, kata dia, cenderung lebih tertarik pada konten yang memberikan dampak langsung atau memiliki manfaat nyata bagi kehidupan mereka.
Selain meningkatkan kualitas konten, Diskominfo Trenggalek juga mendorong penerapan strategi kolaborasi konten antarakun OPD maupun dengan akun resmi Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi terkait program, layanan publik, dan kebijakan pemerintah sehingga lebih efektif menjangkau masyarakat.
