Kalender Jawa masih menjadi salah satu penanggalan yang digunakan sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Selain memuat tanggal Jawa, kalender ini menampilkan pasaran, weton, serta keterkaitannya dengan kalender Hijriah dan Masehi.
Kalender Jawa kerap dijadikan rujukan dalam berbagai tradisi dan aktivitas sehari-hari. Pada Juli 2026, kalender Jawa mencakup dua bulan, yakni Suro dan Sapar.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui tanggal Jawa, weton, pasaran, maupun penyesuaian dengan kalender Hijriah, berikut kalender Jawa Juli 2026 lengkap beserta penjelasan mengenai sistem penanggalan dan penggunaannya dalam kehidupan masyarakat.
Sistem Penanggalan Kalender Jawa
Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan yang diperkenalkan Sultan Agung dari Mataram pada abad ke-17. Penanggalan ini memadukan unsur kalender Islam dengan tradisi penanggalan Jawa yang telah berkembang sebelumnya.
Dalam sistemnya, kalender Jawa menggunakan siklus tujuh hari (Saptawara) dan lima hari pasaran (Pancawara), yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Perpaduan keduanya menghasilkan weton yang masih digunakan sebagian masyarakat Jawa dalam berbagai tradisi budaya.
Sama seperti kalender Hijriah, kalender Jawa menggunakan sistem lunar atau qamariyah sehingga jumlah hari dalam satu bulan berkisar antara 29 hingga 30 hari. Pergantian harinya juga dimulai setelah matahari terbenam atau bakda Magrib.
Baca juga: Kalender dan Weton Jawa |
Kalender Jawa Bulan Juli 2026
Berdasarkan perhitungan kalender Jawa, sepanjang Juli 2026 terdapat dua bulan dalam kalender Jawa, yaitu Suro dan Sapar. Suro merupakan bulan pertama dalam kalender Jawa dan memiliki kedudukan penting dalam tradisi masyarakat Jawa.
Bulan ini bertepatan dengan Muharam dalam kalender Hijriah. Bulan Suro berjumlah 30 hari, dimulai pada Rabu 17 Juni 2026 dan berakhir pada Kamis 16 Juli 2026.
Setelah bulan Suro berakhir, kalender Jawa memasuki bulan Sapar yang merupakan bulan kedua dalam siklus penanggalan Jawa. Bulan ini bertepatan dengan Safar dalam kalender Hijriah. Sapar berjumlah 29 hari, dimulai pada Jumat 17 Juli 2026 hingga Jumat 14 Agustus 2026.
Berikut kalender bulan Juli 2026 sebagaimana dirilis Kementerian Agama (Kemenag) yang secara rutin menerbitkan penanggalan Hijriah dan Jawa sebagai panduan masyarakat dalam menentukan hari-hari penting keagamaan maupun adat.
1 Juli 2026
Hari: Rabu
Kalender Hijriah: 16 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 15 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Rabu Wage
2 Juli 2026
Hari: Kamis
Kalender Hijriah: 17 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 16 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Kamis Kliwon
3 Juli 2026
Hari: Jumat
Kalender Hijriah: 18 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 17 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Jumat Legi
4 Juli 2026
Hari: Sabtu
Kalender Hijriah: 19 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 18 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Sabtu Pahing
5 Juli 2026
Hari: Ahad
Kalender Hijriah: 20 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 19 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Ahad Pon
6 Juli 2026
Hari: Senin
Kalender Hijriah: 21 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 20 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Senin Wage
7 Juli 2026
Hari: Selasa
Kalender Hijriah: 22 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 21 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Selasa Kliwon
8 Juli 2026
Hari: Rabu
Kalender Hijriah: 23 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 22 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Rabu Legi
9 Juli 2026
Hari: Kamis
Kalender Hijriah: 24 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 23 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Kamis Pahing
10 Juli 2026
Hari: Jumat
Kalender Hijriah: 25 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 24 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Jumat Pon
11 Juli 2026
Hari: Sabtu
Kalender Hijriah: 26 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 25 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Sabtu Wage
12 Juli 2026
Hari: Ahad
Kalender Hijriah: 27 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 26 Suro 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Ahad Kliwon
13 Juli 2026
Hari: Senin
Kalender Hijriah: 28 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 27 Suro 1960
Pasaran: Legi
Weton: Senin Legi
14 Juli 2026
Hari: Selasa
Kalender Hijriah: 29 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 28 Suro 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Selasa Pahing
15 Juli 2026
Hari: Rabu
Kalender Hijriah: 30 Muharram 1448 H
Kalender Jawa: 29 Suro 1960
Pasaran: Pon
Weton: Rabu Pon
16 Juli 2026
Hari: Kamis
Kalender Hijriah: 1 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 30 Suro 1960
Pasaran: Wage
Weton: Kamis Wage
17 Juli 2026
Hari: Jumat
Kalender Hijriah: 2 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 1 Sapar 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Jumat Kliwon
18 Juli 2026
Hari: Sabtu
Kalender Hijriah: 3 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 2 Sapar 1960
Pasaran: Legi
Weton: Sabtu Legi
19 Juli 2026
Hari: Ahad
Kalender Hijriah: 4 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 3 Sapar 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Ahad Pahing
20 Juli 2026
Hari: Senin
Kalender Hijriah: 5 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 4 Sapar 1960
Pasaran: Pon
Weton: Senin Pon
21 Juli 2026
Hari: Selasa
Kalender Hijriah: 6 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 5 Sapar 1960
Pasaran: Wage
Weton: Selasa Wage
22 Juli 2026
Hari: Rabu
Kalender Hijriah: 7 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 6 Sapar 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Rabu Kliwon
23 Juli 2026
Hari: Kamis
Kalender Hijriah: 8 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 7 Sapar 1960
Pasaran: Legi
Weton: Kamis Legi
24 Juli 2026
Hari: Jumat
Kalender Hijriah: 9 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 8 Sapar 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Jumat Pahing
25 Juli 2026
Hari: Sabtu
Kalender Hijriah: 10 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 9 Sapar 1960
Pasaran: Pon
Weton: Sabtu Pon
26 Juli 2026
Hari: Ahad
Kalender Hijriah: 11 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 10 Sapar 1960
Pasaran: Wage
Weton: Ahad Wage
27 Juli 2026
Hari: Senin
Kalender Hijriah: 12 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 11 Sapar 1960
Pasaran: Kliwon
Weton: Senin Kliwon
28 Juli 2026
Hari: Selasa
Kalender Hijriah: 13 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 12 Sapar 1960
Pasaran: Legi
Weton: Selasa Legi
29 Juli 2026
Hari: Rabu
Kalender Hijriah: 14 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 13 Sapar 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Rabu Pahing
30 Juli 2026
Hari: Kamis
Kalender Hijriah: 15 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 14 Sapar 1960
Pasaran: Pon
Weton: Kamis Pon
31 Juli 2026
Hari: Jumat
Kalender Hijriah: 16 Safar 1448 H
Kalender Jawa: 15 Sapar 1960
Pasaran: Wage
Weton: Jumat Wage
Baca juga: Tradisi Hitungan Weton dalam Pernikahan Jawa |
Fungsi Kalender Jawa dalam Kehidupan Masyarakat
Kalender Jawa tidak hanya berfungsi sebagai sistem penanggalan, tetapi bagian dari tradisi yang masih dijaga sebagian masyarakat Jawa. Selain digunakan untuk mengetahui tanggal Jawa, weton, dan pasaran, kalender ini kerap dijadikan pedoman dalam berbagai kegiatan adat dan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam praktiknya, sebagian masyarakat menggunakan kalender Jawa untuk menentukan waktu pelaksanaan pernikahan, pindah rumah, membangun rumah, khitanan, hingga menggelar selamatan atau tradisi adat lainnya.
Penentuan waktu tersebut umumnya didasarkan pada perhitungan weton, pasaran, dan neptu yang dikenal dalam tradisi petangan Jawa. Perlu dipahami bahwa penggunaan kalender Jawa sebagai acuan dalam menentukan waktu pelaksanaan suatu kegiatan merupakan bagian dari tradisi budaya masyarakat Jawa.
Perhitungan tersebut tidak memiliki ketentuan resmi yang menetapkan suatu hari sebagai hari baik atau hari buruk, sehingga penerapannya dapat berbeda-beda sesuai dengan adat, kebiasaan, maupun kepercayaan yang berkembang di masing-masing daerah.
Kalender Jawa hingga kini tetap dilestarikan sebagai warisan budaya yang mencerminkan perpaduan sistem penanggalan dengan nilai-nilai tradisi. Di samping fungsinya sebagai penanda waktu, kalender ini menjadi salah satu sarana memahami berbagai adat dan kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat Jawa.
Simak Video "Video: Kemeriahan Larungan Telaga Ngebel, Ikan Nila 3 Kuintal Jadi Rebutan"
(irb/hil)