Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi

Foto Jatim

Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi

Eka Rimawati - detikJatim
Minggu, 28 Jun 2026 15:12 WIB

Banyuwangi - Tradisi Kebo-keboan Alasmalang kembali digelar di Banyuwangi. Ritual syukur panen itu menjadi simbol doa lintas agama, gotong royong, dan pelestarian budaya.

Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan berlangsung dengan cara "kerbau" diarak keliling penjuru desa.Β Kerbau kerbau adalah simbol dari kesejahteraan dan kemuliaan petani Desa Alasmalang.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Setiap bulan Muharam mereka menggelar ritual kebo keboan sebagai ungkapan syukur atas panen raya dan tolak bala agar hasil panen tak diserang hama penyakit.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Budayawan Banyuwangi Aekanu Hariyono mengungkapkan, ada makna yang lebih dalam pada tradisi kebo keboan alas Malang. Yakni, semangat komunal dalam memanjatkan keinginan pada Tuhan lewat tradisi dengan berbagai latar belakang agama.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Selain itu, nuansa agraris dalam tradisi ini juga menjadi simbol gemah ripah loh Jinawi dengan membawa semangat bagi seluruh masyarakat alas Malang untuk mencintai alam dan lingkungannya.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Mereka berjalan seperti kerbau yang sedang membajak sawah, berkubang, bergumul di lumpur, dan bergulung-gulung di sepanjang jalan yang dilewati. Saat berjalan di perut mereka ditali seperti kerbau.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Kerbau yang dimaksud adalah warga Alasmalang yang merupakan keturunan leluhur pendiri desa tersebut yang berdandan seperti kerbau. Mereka menjadi lantaran ritual menjaga tradisi dan kearifan lokal Banyuwangi.
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Tradisi Kebo-keboan di Banyuwangi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads