Solar Langka, Khofifah Turun Langsung Cek SPBU: Supply Harus Ditambah!

Solar Langka, Khofifah Turun Langsung Cek SPBU: Supply Harus Ditambah!

Faiq Azmi/M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 28 Jun 2026 20:45 WIB
Gubernur Khofifah turun langsung cek stok Solar di SPBU Karanglo Malang
Gubernur Khofifah turun langsung cek stok Solar di SPBU Karanglo Malang. (Foto: Istimewa)
Malang -

BBM subsidi jenis Solar belakangan terjadi kelangkaan di Jawa Timur. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turun langsung mengecek stok Solar di SPBU Karanglo Malang.

Menurut Khofifah, pasokan BBM khususnya Biosolar di wilayah Malang dan sekitarnya dalam kondisi aman.

Meski begitu, Khofifah menegaskan Pemprov Jatim terus membangun koordinasi intensif bersama PT Pertamina Patra Niaga maupun PT PLN (Persero) untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di seluruh wilayah Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemprov Jatim intensif berkomunikasi dengan PLN dan Pertamina. Jatim sempat mengalami blackout di beberapa titik. Jadi komunikasi kami sangat intensif. Pihak Pertamina pada high level meeting juga selalu hadir," ujar Khofifah, Minggu (28/6/2026).

ADVERTISEMENT

Khofifah menambahkan, koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi, tetapi juga mengidentifikasi secara cepat penyebab antrean BBM apabila terjadi di lapangan sehingga solusi dapat segera diberikan.

"Koordinasi kami lakukan untuk memastikan ketika terjadi antrean panjang apa penyebabnya. Kalau supply-nya kurang, maka supply yang harus ditambah. Menurut Pertamina, supply Biosolar telah ditambah sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Semoga saat ini sudah aman, semua bisa lancar," bebernya.

Khofifah menegaskan, stabilitas pasokan BBM memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga pergerakan ekonomi Jawa Timur. Sebab, aktivitas industri, distribusi logistik, sektor perdagangan, hingga mobilitas masyarakat sangat bergantung pada kelancaran pasokan energi.

"Karena ini dampak ekonominya kuat sekali, dari mobilitas dan pergerakan alat transportasi. Konektivitas hubungan antardaerah dan kinerja ekonomi kita sangat banyak ditentukan oleh stabilisasi pemenuhan BBM," katanya.

Sementara itu, Manager Sales Retail Pertamina Patra Niaga, Daniel, memastikan Pertamina telah melakukan penambahan pasokan Biosolar maupun jenis BBM lainnya untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Kami memastikan supply solar lancar. Kita pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kemarin ada sedikit kendala antrean. Kami berkomitmen menambah supply kepada masyarakat sehingga kebutuhan energi, terutama solar, dapat terpenuhi, termasuk Pertalite," tegasnya.

Berdasarkan data per 28 Juni 2026, stok BBM di SPBU Karanglo meliputi Pertalite sebanyak 28 kiloliter, Pertamax 14 kiloliter, Pertamax Green 6 kiloliter, Pertamax Turbo 6,7 kiloliter, Biosolar 24 kiloliter, serta Pertamina Dex 3,9 kiloliter.

Selain stok yang tersedia, Pertamina juga tengah melakukan pengiriman tambahan pasokan berupa Pertalite sebanyak 24 kiloliter, Pertamax 8 kiloliter, dan Biosolar 16 kiloliter guna semakin memperkuat ketahanan pasokan BBM di wilayah Malang dan sekitarnya.

Turut mendampingi Gubernur Khofifah dalam peninjauan tersebut Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur Aftabuddin Rijaluzzaman serta Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jatin Rendy Herdijanto.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads