Solar Langka, Sopir Truk Rela Antre Berjam-jam di SPBU Sidoarjo

Solar Langka, Sopir Truk Rela Antre Berjam-jam di SPBU Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Jumat, 26 Jun 2026 13:30 WIB
Solar langka di Sidoarjo
Solar langka di Sidoarjo/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di sejumlah SPBU wilayah Sidoarjo selatan dilaporkan langka, Jumat (26/6/2026). Kondisi itu membuat sejumlah sopir truk memilih menunggu di sekitar SPBU daripada mencari ke lokasi lain.

Pantauan di lapangan menunjukkan stok solar habis di beberapa SPBU, mulai SPBU Jalan Arteri Porong, SPBU Tanggulangin hingga empat SPBU di wilayah Candi. Sementara itu, antrean kendaraan masih terlihat di dua SPBU yang berada di Jalan Diponegoro dan Jalan Jenggolo karena keduanya masih memiliki stok solar.

Meski harus menunggu, para sopir truk tetap bertahan di sekitar SPBU dengan harapan pasokan solar segera datang. Salah satunya Azis (46), sopir truk trailer asal Bojonegoro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku sedang dalam perjalanan dari Pasuruan menuju Tuban. Karena bahan bakar di truknya mulai menipis, ia memutuskan memarkir kendaraannya tidak jauh dari SPBU.

ADVERTISEMENT

"Saya memilih nunggu di sini. Percuma cari ke SPBU lain, kemungkinan sama saja, solar habis semua," ujar Azis kepada detikJatim, Jumat (26/6/2026).

Ia mengaku belum mengetahui kapan pasokan solar kembali tersedia. Namun daripada menghabiskan sisa bahan bakar untuk berpindah-pindah SPBU, ia memilih menunggu.

Di SPBU Tanggulangin, hanya BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang masih tersedia. Sementara solar dan Pertalite dilaporkan habis.

Seorang operator SPBU Tanggulangin yang enggan disebutkan namanya mengatakan stok solar telah habis sejak Kamis (25/6) sore. Sedangkan Pertalite mulai kosong pada Jumat sekitar pukul 05.00 WIB.

"Solar habis sejak kemarin sore, sedangkan Pertalite habis mulai sekitar jam lima pagi tadi," katanya.

Berbeda dengan SPBU lainnya, dua SPBU di Jalan Diponegoro dan Jalan Jenggolo masih melayani pengisian solar. Meski demikian, sejumlah truk terlihat mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.

Kuswandi (42), sopir truk asal Beji, mengaku sempat mencari solar sejak dari Porong hingga memasuki Kota Sidoarjo. Namun, ia baru menemukan SPBU yang masih memiliki stok di Jalan Diponegoro.

"Sejak dari Porong saya cari solar tidak ada. Alhamdulillah di sini masih kebagian, jadi truk tidak sampai mogok karena kehabisan solar," ujar Kuswandi.

Kelangkaan solar di sejumlah SPBU ini membuat aktivitas sopir angkutan barang terganggu. Mereka berharap pasokan BBM bersubsidi segera kembali normal agar distribusi barang tidak ikut terhambat.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads