Bupati Subandi Pastikan SDN Waung Krembung yang Ambruk Direhab Agustus

Bupati Subandi Pastikan SDN Waung Krembung yang Ambruk Direhab Agustus

Suparno - detikJatim
Jumat, 26 Jun 2026 12:30 WIB
SDN Waung Sidoarjo yang Ambruk Direhab Agustus
SDN Waung Sidoarjo yang ambruk direhab Agustus/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan bangunan SD Negeri Waung, Kecamatan Krembung, yang ambruk pada Selasa (24/6/2026) akan segera dipugar. Pekerjaan ditargetkan mulai setelah proses lelang selesai pada Agustus 2026 dengan anggaran sekitar Rp 884 juta.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, pemugaran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan siswa dan guru. Pada tahap pertama tahun 2026, sebanyak empat ruangan akan dikerjakan, terdiri dari tiga ruang kelas dan satu ruang penunjang. Sementara lima ruangan lainnya akan dilanjutkan pada tahun 2027.

"Insyaallah Agustus sudah mulai dikerjakan. Tahun ini kita tangani empat ruangan terlebih dahulu, sedangkan sisanya akan kita lanjutkan tahun depan sampai seluruh bangunan yang rusak selesai dipugar," kata Subandi kepada wartawan di Krembung, Jumat (26/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan banyak bagian konstruksi lama yang sudah tidak memenuhi standar. Karena itu, proses rehabilitasi tidak sekadar memperbaiki bagian yang rusak, tetapi juga memperkuat struktur bangunan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

Subandi menegaskan, seluruh besi penulangan harus diperiksa, material yang digunakan wajib berkualitas baik, batu bata yang retak harus diganti, serta struktur lantai diperbaiki agar bangunan lebih kokoh.

Rangka kayu yang sudah lapuk juga akan diganti menggunakan baja ringan dengan ketebalan minimal 0,8 milimeter, sedangkan genteng lama masih dapat digunakan apabila kondisinya masih layak.

Selain itu, bangunan bagian belakang sekolah akan ditinggikan karena selama ini kerap tergenang saat hujan.

"Setiap hujan selalu banjir dan air masuk ke lingkungan sekolah. Karena itu lantainya akan ditinggikan supaya proses belajar mengajar benar-benar aman dan nyaman," ujarnya.

Subandi juga meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) turun langsung mengawasi pekerjaan di lapangan. Ia menekankan kontraktor wajib bekerja sesuai spesifikasi teknis tanpa mengurangi kualitas bangunan.

"Kita tidak ingin pekerjaan asal selesai. Mutu bangunan harus dijaga sehingga hasilnya benar-benar kuat, aman, dan tahan lama," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Netty Lastiningsih menjelaskan, kerusakan SD Negeri Waung sebenarnya sudah diusulkan sejak 2023. Namun usulan tersebut belum dapat diprioritaskan karena terdapat perbedaan antara laporan sekolah dengan data resmi pada aplikasi Dapodik dan Sisardik.

"Dalam surat usulan kondisi bangunan dinyatakan rusak, tetapi di Dapodik dan Sisardik masih tercatat baik. Karena dasar penentuan prioritas menggunakan data resmi, usulan itu belum bisa diproses," jelas Netty.

Pada akhir 2025, tim Dinas Pendidikan melakukan pengecekan lapangan dan memastikan kerusakan memang cukup parah. Namun saat itu masa pembaruan data telah ditutup sehingga rehabilitasi baru dapat dimasukkan melalui mekanisme pergeseran anggaran tahun 2026.

Saat ini, kata Netty, proses masih berada pada tahap penyelesaian dokumen perencanaan dan gambar teknis oleh konsultan. Setelah seluruh dokumen rampung, proyek akan segera masuk proses pelelangan dengan target pekerjaan fisik dimulai pada Agustus 2026.

Netty menambahkan, kasus SD Negeri Waung menjadi pelajaran bagi seluruh kepala sekolah agar rutin memperbarui data Dapodik dan Sisardik sesuai kondisi riil di lapangan.

"Data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar penyusunan program, penentuan prioritas rehabilitasi, hingga alokasi anggaran dari pemerintah," pungkasnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 40,6 miliar untuk merehabilitasi 53 satuan pendidikan pada tahun 2026.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads