Tiga pemuda dilaporkan tewas di Jalan Raya Nganjuk-Surabaya, wilayah Desa/Kecamatan Baron. Polisi memastikan peristiwa itu merupakan kecelakaan lalu lintas.
Kecelakaan maut itu sendiri terjadi pada Minggu (21/6/2026) lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Namun peristiwa itu baru viral hari ini, Selasa (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir memastikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni. Ketiga korban saat itu berboncengan satu motor Honda Beat bernopol AG 6232 VJ.
"Korban melaju dari barat ke timur. Sampai di lokasi, motor mendadak oleng ke kanan. Dari arah berlawanan, melaju kendaraan diduga truk, sehingga kecelakaan terjadi. Ketiga korban meninggal dunia di lokasi," ungkap Afandy dikonfirmasi detikJatim, Selasa (23/6/2026).
Kecelakaan lalu lintas itu kini dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk. Selain meminta keterangan saksi-saksi di lokasi, Unit Gakkum juga berupaya mengumpulkan alat bukti petunjuk untuk mengidentifikasi truk yang diduga melakukan tabrak lari.
Motor Honda Beat itu sendiri dikendarai oleh korban berinisial MA. Dia membonceng dua temanya berinisial KW dan ADQ. Tiga pemuda laki-laki itu tewas di lokasi kejadian. Dari video yang beredar, ketiganya tergeletak di tengah jalan, sebelum akhirnya dievakuasi polisi dibantu warga.
Sementara salah satu perangkat Desa Baron juga memastikan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas, dan tidak seperti isu yang berkembang bahwa ketiga korban dikejar kelompok massa.
"Saya berada di lokasi. Saya ikut menolong ketiga korban mulai awal sampai akhirnya dibawa oleh mobil Polsek Baron. Selama proses evakuasi, tidak ada kejadian apapun. Jadi tidak benar bila korban ini dikejar. Tapi ini murni kecelakaan lalu lintas," tuturnya.
(auh/abq)
