Kebakaran terjadi di Jalan Petemon Timur, Sawahan, Surabaya pada Senin (22/6) hingga menewaskan seorang bocah perempuan berusia 4 tahun. Dari informasi yang beredar, kebakaran itu diduga dipicu oleh obat nyamuk.
Namun, Kapolsek Sawahan Kompol Muljono menyebut, dugaan awal kebakaran tersebut belum bisa dipastikan. Sebab, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
"(Penyebab karena obat nyamuk) itu hanya katanya saja, tidak bisa dijadikan patokan. Masih dalam penyelidikan untuk penyebab pastinya," ujar Muljono saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur akan melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan penyebab peristiwa yang terjadi.
"Tim Labfor Polda akan melakukan olah TKP sebagai ahli dari suatu kebakaran," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, nasib nahas menimpa seorang bocah perempuan di Jalan Petemon Timur, kecamatan Sawahan, Surabaya bernama Kyaranissa Kamila Susetyo (6) yang tewas setelah terjebak kebakaran di rumahnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Laksita Rini mengatakan kebakaran terjadi sekitar Senin (22/6) pukul 14.20 WIB. Sebanyak 10 unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api setelah menerima laporan.
Menurut Rini, saat proses pemadaman, petugas mengalami kendala akses yang sempit. Sementara itu api yang membakar lantai 2 kondisinya sudah membesar.
Akibat kebakaran tersebut, selain satu korban tewas terjebak, ada satu korban lainnya yang berhasil menyelamatkan diri yakni kakaknya, Aldery Ahmad Susetyo (11). Ia menyelamatkan diri dengan memecah kaca dan mengalami luka ringan.
"Untuk korban ada 2 orang anak kakak beradik, untuk kakak berhasil keluar dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar," ujar Rini.
(abq/hil)
