Pilu Bocah di Surabaya Tewas Saat Terjebak Kebakaran dalam Rumahnya

Round Up

Pilu Bocah di Surabaya Tewas Saat Terjebak Kebakaran dalam Rumahnya

Amir Baihaqi - detikJatim
Selasa, 23 Jun 2026 07:00 WIB
Ilustrasi api neraka, kebakaran.
Foto: Rawpixel/Freepik
Surabaya -

Nasib nahas menimpa seorang bocah perempuan di Jalan Petemon Timur, kecamatan Sawahan, Surabaya. Bocah berusia 6 tahun itu tewas setelah terjebak kebakaran di rumahnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Laksita Rini mengatakan kebakaran terjadi sekitar Senin (22/6) pukul 14.20 WIB. Sebanyak 10 unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api setelah menerima laporan.

Menurut Rini, saat proses pemadaman, petugas mengalami kendala akses yang sempit. Sementara itu api yang membakar lantai 2 kondisinya sudah membesar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akses gang kecil dengan lebar sekitar 1,5m dan jarak dari unit menuju ke TKK sejauh sekitar 50m. Ketika petugas tiba di kondisi api sudah besar, yang terbakar hanya di lantai 2," kata Rini dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

Akibat kebakaran tersebut, seorang anak berusia sekitar 6 tahun (sebelumnya disebit 4 tahun) terjebak dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan satu korban lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Rini menyebut korban yang tewas bernama Kyaranissa Kamila Susetyo (6). Sedangkan kakaknya, Aldery Ahmad Susetyo (11) berhasil menyelamatkan diri dengan memecah kaca hanya mengalami luka ringan.

"Untuk korban ada 2 orang anak kakak beradik, untuk kakak berhasil keluar dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar," ujar Rini.

Rini menyebut, rumah tersebut diketahui dihuni keluarga Resky Wahyu Susetyo (36). Korban selama ini diketahui tinggal bersama ayah, kakak dan nenek yang mengasuhnya.

Rini menambahkan pemadaman dan pembahasan yang dilakukan petugas tuntas pada sekitar 16.15 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi. "Untuk penyebab belum diketahui," tandas Rini.

Usai pembasahan, korban ditemukan telah meninggal di lantai 2 dan dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. Korban meninggal diduga karena paparan asap.

Polisi kini masih menyelidiki kebakaran saat siang bolong tersebut dengan menerjunkan tim dari labfor. Sejumlah saksi termasuk nenek korban juga telah diperiksa untuk mengetahui penyebab api.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads