Malam 1 Muharram atau malam Tahun Baru Islam menjadi momen yang dinantikan banyak muslim untuk memperbanyak ibadah dan melakukan introspeksi diri.
Berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya yang identik dengan hiburan dan pesta, pergantian tahun Hijriah justru sering dimanfaatkan sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan sunah.
Meski tidak ada sholat khusus yang diwajibkan untuk malam Tahun Baru Islam, muslim dapat mengisi malam tersebut dengan berbagai ibadah sunah seperti sholat taubat, tahajud, hajat, dan tasbih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amalan-amalan ini menjadi sarana untuk memohon ampunan, memperbaiki diri, sekaligus memanjatkan harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberkahan. Lalu, bagaimana niat dan tata cara masing-masing sholat tersebut?
Apakah Ada Sholat Khusus pada Malam Tahun Baru Islam?
Sebelum membahas niat dan tata caranya, penting untuk dipahami bahwa tidak terdapat dalil sahih yang menetapkan adanya sholat khusus malam Tahun Baru Islam atau malam 1 Muharram dengan tata cara tertentu yang wajib dikerjakan umat Islam.
Namun, Islam menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah pada waktu-waktu yang dianggap istimewa. Muharram sendiri merupakan salah satu bulan mulia atau bulan haram yang disebutkan dalam Al-Qur'an.
Karena itu, malam pergantian tahun Hijriah sering dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, melakukan muhasabah, dan mengerjakan berbagai sholat sunnah. Beberapa ibadah yang banyak dikerjakan antara lain sholat taubat, tahajud, hajat, dan tasbih.
1. Sholat Taubat, Niat dan Tata Caranya
Sholat Taubat menjadi salah satu amalan yang paling banyak dikerjakan saat memasuki Tahun Baru Hijriah. Ibadah ini merupakan bentuk penyesalan atas dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan, sekaligus permohonan ampun kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ
Artinya: Tidaklah seseorang melakukan dosa, lalu ia berdiri, bersuci, mengerjakan dua rakaat sholat dan memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuninya. (HR Muslim)
Niat Sholat Taubat
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallî sunnata at-taubati rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah ta'ala.
Tata Cara Sholat Taubat
Sholat taubat umumnya dikerjakan dua rakaat dan dapat ditambah menjadi empat rakaat dengan salam setiap dua rakaat. Setelah sholat, dianjurkan memperbanyak istighfar dan memohon ampun dengan penuh kesungguhan. Doa istighfar yang sering dibaca setelah sholat taubat adalah sebagai berikut.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Arab Latin: Astaghfirullâhal-'azhîma alladzî lâ ilâha illâ huwa al-hayyu al-qayyûmu wa atûbu ilaih.
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.
2. Sholat Tahajud, Niat dan Tata Caranya
Sholat Tahajud juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada malam Tahun Baru Islam. Suasana malam yang tenang sering dimanfaatkan untuk bermunajat dan memohon petunjuk kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Isra ayat 79:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
Artinya: Dan, pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.
Niat Sholat Tahajud
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnata at-tahajjudi rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta'ala.
Tata Cara Sholat Tahajud
Sholat tahajud dilakukan setelah tidur meskipun hanya sebentar. Jumlah rakaat minimal dua rakaat dan tidak memiliki batas maksimal.
Waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir karena pada waktu tersebut diyakini waktu terbaik memanjatkan doa dan harapan kepada Allah SWT.
3. Sholat Hajat, Niat dan Tata Caranya
Pergantian tahun sering menjadi momentum untuk memanjatkan harapan baru. Karena itu, banyak umat Islam melanjutkan ibadah malam Tahun Baru Hijriah dengan mengerjakan sholat hajat.
Dalam kitab Nihayatuz Zain, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan sholat Hajat dianjurkan bagi siapa saja yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu, baik urusan dunia maupun akhirat.
Niat Sholat Hajat
أُصَلِّي سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallî sunnatal-hâjati rak'ataini adâ'an lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Hajat dua rakaat tunai karena Allah ta'ala.
Tata Cara Sholat Hajat
Sholat hajat biasanya dikerjakan dua rakaat, namun sebagian ulama membolehkan lebih dari itu sesuai kebutuhan. Mengutip penjelasan dari situs resmi Masjid Ismuhu Yahya, tidak ada ketentuan waktu khusus untuk melaksanakan sholat hajat.
Ibadah ini dapat dilakukan kapan saja selama tidak bertepatan dengan waktu-waktu yang dilarang untuk sholat. Setelah selesai sholat, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan menyampaikan hajat atau kebutuhan yang ingin dimohonkan kepada Allah SWT.
4. Sholat Tasbih, Niat dan Tata Caranya
Sholat tasbih juga sering menjadi pilihan amalan pada malam Tahun Baru Islam karena dikenal sebagai ibadah yang sarat dengan bacaan zikir dan pujian kepada Allah SWT.
Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan sholat tasbih kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib, sebagai salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar.
Niat Sholat Tasbih
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallî sunnatat-tasbîhi arba'a raka'âtin lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Tasbih empat rakaat karena Allah ta'ala.
Tata Cara Sholat Tasbih
Sholat tasbih umumnya dikerjakan empat rakaat. Dalam setiap rakaat terdapat bacaan tasbih yang diulang hingga mencapai total 75 kali. Bacaan tasbih tersebut adalah sebagai berikut.
سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Subḥânallâh wal-ḥamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
Sholat tasbih dapat dilakukan pada waktu-waktu yang diperbolehkan untuk sholat sunah, dan dihindari pada waktu-waktu terlarang, seperti setelah Subuh hingga matahari terbit serta setelah Ashar hingga matahari terbenam.
Amalan Mana yang Paling Utama Saat Malam Tahun Baru Islam?
Tidak ada ketentuan bahwa salah satu sholat sunah di atas lebih wajib dibandingkan yang lain saat malam 1 Muharram. Umat Islam dapat memilih amalan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Bagi yang ingin memohon ampun atas kesalahan masa lalu, sholat taubat bisa menjadi pilihan. Jika ingin memperbanyak munajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sholat tahajud sangat dianjurkan.
Sementara itu, mereka yang memiliki harapan atau keinginan tertentu dapat melaksanakan sholat hajat, dan bagi yang ingin memperbanyak zikir dapat mengerjakan sholat tasbih.
