Selama masa mudik Lebaran Idul Fitri, PLN menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Khususnya di sepanjang jalur musik Jawa-Sumatera.
Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengatakan, secara nasional disiapkan lebih dari 1.600 SPKLU di hampir seribu lokasi strategis. Pengisian daya standar hingga ultra fast charging tersedia di rute musik Jawa, Bali, dan Sumatera.
"Saat ini di seluruh Indonesia itu ada sekitar 4.700 SPKLU yang tersebar ya. Kemudian di khusus untuk Ramadan dan Idul Fitri ini PLN menyediakan sekitar 1.681 SPKLU yang ada di jalur mudik," kata Adi kepada wartawan di SPKLU Center Ngagel, Surabaya, Jumat (13/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, PLN juga menyediakan SPKLU mobile 24 jam. Tujuannya untuk berjaga-jaga apabila ada pengguna mobil listrik yang kehabisan daya listriknya di jalan.
"Kami di sepanjang jalur mudik itu ada 16 titik yang menyediakan SPKLU Mobile. Hanya kontak PLN 123 atau masuk ke PLN Mobile juga bisa untuk mengakses," jelasnya.
Sementara di Jawa Timur sendiri juga tersedia ratusan titik SPKLU. Pengisian daya ini dapat mempermudah kendaraan listrik ketika mudik Lebaran.
"Khusus untuk di Provinsi Jawa Timur, saat ini kita sudah persiapkan bahannya 297 unit SPKLU yang tersebar di 158 lokasi. Termasuk di sepanjang jalur TransTol di Jawa Timur, jalur A dan B, semuanya sudah ada SPKLU," kata General Manager PLN UID Jatim Ahmad Mustaqir.
Di Jawa Timur juga terdapat lima SPKLU Center. Yakni di Rest Area Ngawi sektor A dan B, PLN UP3 Malang, kawasan MERR Surabaya, serta di ULP PLN Ngagel Surabaya.
"Ke depan tentunya kita terus akan dan mengembangkan jumlah dan kualitas lahan SPKLU tidak hanya oleh sumber daya PLN sendiri. Tapi seperti yang sudah selama ini kita laksanakan, pengembangan ekosistem IT dalam hal ini kepemilikan lahan SPKLU itu kita kolaborasi dengan pihak mitra baik swasta maupun pemerintah," pungkasnya.
(irb/hil)
