Tingkat Pengangguran Terbuka Tulungagung di Atas Rata-rata Pemprov Jatim

Tingkat Pengangguran Terbuka Tulungagung di Atas Rata-rata Pemprov Jatim

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 10 Jun 2026 22:45 WIB
Ratusan pencari kerja menghadiri Job Fair Tulungagung 2026 di halaman Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa
Ratusan pencari kerja menghadiri Job Fair Tulungagung 2026 di halaman Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Angka pengangguran terbuka di Tulungagung mencapai lebih dari empat persen. Jumlah tersebut berada di atas rata-rata angka pengangguran Provinsi Jawa Timur.

"Pengangguran Tulungagung masih di atas (rata-rata) provinsi, di bawah pusat (nasional)," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung Tri Hariadi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya pengangguran tersebut mayoritas disumbang dari lulusan SMA dan SMK. Kondisi tersebut banyak pengaruhi lulusan baru yang belum memiliki kesempatan untuk mengakses lapangan pekerjaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu dari data di BPS tahun 2025 tren Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) atau seseorang sama sekali tidak bekerja dan secara aktif sedang berusaha mencari pekerjaan di Tulungagung terus mengalami penurunan. Tahun 2022 6,65 persen, 2023 turun menjadi 5,65 persen, 2024 4,12 persen dan 2025 4,03 persen.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain jumlah pengangguran Tulungagung pada 2025 mencapai 27.202 orang, 2024 27.923 orang, 2023 37.579 orang dan 2022 40.148 orang.

Pada data ketenagakerjaan tersebut BPS Tulungagung juga mencatat jumlah penduduk bekerja di tahun 2025 mencapai 648.111 orang atau naik dari 2024 650.391 orang. Sementara itu jumlah angkatan kerja 2025 turun 9,25 persen dibanding 2024. Pada 2024 angkatan kerja Tulungagung 678.314 orang dan di 2025 675.313 orang.

Terkait kondisi tersebut Pemkab Tulungagung intensif membuka pelatihan kerja untuk peningkatan kemampuan dari masing-masing pencari kerja. Program pelatihan digelar di BLK milik Pemkab Tulungagung maupun kolaborasi dengan BLK milik Pemprov Jatim.

Selain itu pihak juga menggelar pasar kerja, Job Fair Tulungagung 2026. Even yang digelar di halaman Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung tersebut pihaknya menggandeng puluhan perusahaan lokal dan multinasional.

"Kami kerja sama dengan 47 perusahaan, dengan jumlah lowongan yang disediakan sekitar 3.750. Ada yang dalam negeri dan luar negeri," ujarnya.

Menurutnya bursa kerja tersebut merupakan ajang untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan. Kegiatan yang digelar secara tatap muka diharapakan dapat mengkomunikasikan langsung di anggota kedua belah pihak.

"Sektornya macam-macam," jelasnya.

Tri Hariadi optimistis penyediaan lowongan pekerjaan tersebut dapat mengurangi angka pengangguran terbuka di Tulungagung. Berapapun angkatan kerja yang terserap akan memberikan dampak positif terhadap para pencari kerja.



(abq/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads