Truk Muat Bata Terguling di Mojokerto, Sopir Terjepit-Kernet Terlempar

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 09 Jun 2026 08:21 WIB
Penampakan truk muat bata terguling di Bypass Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Truk Mitsubishi Fuso Canter muat 1.050 bata ringan terguling di Jalan Bypass Mojokerto, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Sopir truk yang terjepit, hingga sekitar 2 jam belum bisa dievakuasi.

Saksi mata, Robi Binur (52) menuturkan, truk Canter nopol S 8195 WS melaju dari arah Jombang ke Surabaya. Truk muat 12,5 meter kubik atau 1.050 bata ringan ini melaju di lajur kanan Bypass Mojokerto.

Sedangkan Robi melajur di jalur berlawanan. Karena dalam perjalanan mengirim pupuk Phonska dari Gresik ke Jombang. Sampai di Bypass Mojokerto Desa Banjaragung sekitar pukul 05.30 WIB, ia melihat truk Canter oleng ke kiri.

"Saya papasan dengan truk ini. Dia oleng ke kiri, menabrak pohon palem, patok batas, pagar rumah makan, lalu terguling," terangnya kepada detikJatim di lokasi, Selasa (9/6/2026).

Setelah menghantam pagar Warung Lesehan Pak Sholeh, truk terjun ke sawah. Kedalaman sawah sekitar 2 meter dari Jalan Bypass Mojokerto. Truk beserta muatannya pun terguling ke kanan.

Truk sarat muatan bata ringan ini dikemudikan Hariyanto (40), warga Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Perak, Jombang. Ia ditemani kernetnya, Khoirul Anam (40), warga Desa Kayen, Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Anam menjelaskan, dirinya dalam perjalanan mengirim bata ringan dari Jombang ke Surabaya. Sebelum kecelakaan, ia sempat tertidur di dalam kabin truk. Sekitar pukul 05.30 WIB, ia terbangun karena teriakan sopirnya.

"Saya terasa ketika truk turun dari aspal, sopir teriak awas, awas. Truk meluncur ke kiri," jelasnya.

Anam baru betul-sadar saat truk menabrak reklame Warung Lesehan Pak Sholeh di kiri jalan. Selanjutnya truk tercebur ke sawah, lalu terguling bersama muatannya.

"Saya terlempar keluar lewat kaca depan yang pecah. Kalau sopirnya terjepit," ungkapnya.

Beruntung Anam hanya mengalami lecet di tangan dan kakinya. Sedangkan Hariyanto terjepit di dalam kabin truk yang ringsek. Evakuasi sopir truk ini berlangsung lebih dari 2 jam, yakni sampai sekitar pukul 07.55 WIB.

"Penyebabnya mungkin bisa jadi sopirnya mengantuk. Ini tadi baru berangkat, baru satu muatan," tandas Anam.

Evakuasi sopir truk melibatkan polisi, para relawan, PMI, serta Damkar BPBD Mojokerto. Dua truk derek juga diterjunkan ke lokasi kecelakaan.



Simak Video "Menikmati Kebahagiaan Sederhana Tanpa Gadget di Mojokerto"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork