Siasat Peternak Sapi Perah di Kota Batu Hadapi Ancaman Kemarau

Siasat Peternak Sapi Perah di Kota Batu Hadapi Ancaman Kemarau

M. Bagus Ibrahim - detikJatim
Kamis, 04 Jun 2026 09:30 WIB
Muhammad Munir sedang memerah susu sapi
Muhammad Munir sedang memerah susu sapi (Foto: M. Bagus Ibrahim/ detikjatim)
Batu -

Memasuki awal musim kemarau, para peternak sapi perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mulai mengambil langkah antisipasi. Mereka memutar otak agar pasokan pakan hijau untuk sapi-sapi mereka tidak seret saat kemarau panjang melanda.

Salah satu peternak di Dusun Brau, Muhammad Munir, mengungkapkan, saat ini kondisi produksi susu dan ketersediaan rumput sebenarnya masih tergolong aman. Pasalnya, intensitas hujan beberapa waktu lalu masih cukup rutin terjadi.

"Ini masih awal musim kemarau ya. Kemarin-kemarin itu hujan masih rutin. Makanya cadangan rumput itu masih banyaklah, baik di sawah, ladang, maupun di area yang kita kerja sama dengan Perhutani," kata Munir saat dihubungi detikJatim, Kamis (4/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan prediksi, puncak musim kemarau akan terjadi sekitar bulan Juli hingga September. Sebagai langkah mitigasi agar rumput tidak kering dan mati, peternak di Brau mulai gencar melakukan perawatan ekstra pada lahan hijauan.

ADVERTISEMENT

"Ya merawat tanaman hijauannya ya. Dikasih pupuk, terus juga disemprot. Terus tanahnya juga digemburkan biar tidak padat," jelas Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri itu.

Munir tidak memungkiri bahwa musim kemarau panjang memang menjadi tantangan bagi para peternak sapi perah di Kota Batu. Sebab, para peternak masih mengandalkan pakan secara konvensional dan belum menerapkan sistem penyimpanan pakan modern seperti silase.

"Jadi sebagai solusi ya kita lebih intensif melakukan perawatan lahan agar kebutuhan rumput tetap terpenuhi selama musim kemarau," tandasnya.

Sebagai informasi, Dusun Brau dikenal sebagai sentra sapi perah di Kota Batu. Ada sebanyak 2.500 ekor sapi yang ada dalam satu dusun dan mampu menghasilkan rata-rata 10 ribu liter susu segar setiap harinya.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads