Jemaah Haji Sidoarjo Bersiap Pulang, 1 Orang Wafat di Tanah Suci

Jemaah Haji Sidoarjo Bersiap Pulang, 1 Orang Wafat di Tanah Suci

Suparno - detikJatim
Selasa, 02 Jun 2026 16:30 WIB
Jemaah haji terbang ke Tanah Suci via Bandara Juanda
Ilustrasi jemaah haji asal Sidoarjo (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sidoarjo yang menunaikan ibadah haji musim 1447 H/2026 M telah menyelesaikan rangkaian rukun haji di Tanah Suci. Secara bertahap, ribuan jemaah kini bersiap kembali ke Tanah Air melalui Embarkasi Surabaya.

Namun, di tengah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, satu jemaah asal Sidoarjo dilaporkan meninggal dunia di Makkah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo, Erliana mengatakan, total jemaah haji asal Sidoarjo yang berangkat pada musim haji tahun ini mencapai 2.709 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya jemaah Sidoarjo direncanakan berangkat dalam 11 kloter. Namun setelah ada perkembangan situasi, mutasi masuk dan keluar serta penambahan dari cadangan, jumlah riil yang berangkat menjadi 2.709 jemaah yang tersebar dalam 18 kloter," kata Erliana, Senin (1/6/2026).

ADVERTISEMENT

Jemaah haji asal Sidoarjo tergabung dalam Kloter 20, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 68, 71 dan 116 Embarkasi Surabaya, serta sejumlah kloter lainnya setelah adanya penyesuaian keberangkatan.

Erliana menjelaskan, satu jemaah yang wafat adalah Tarni Talikah Kastamun (66), anggota Kloter SUB 55. Menurutnya, kondisi kesehatan Tarni mulai menurun sejak berada di Madinah. Bahkan yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di King Fahd Hospital Madinah sebelum akhirnya diperbolehkan kembali ke hotel karena kondisinya membaik.

"Sejak di Madinah memang kondisi kesehatannya menurun dan sempat dirawat di rumah sakit. Setelah membaik, beliau kembali ke hotel dan terus dipantau oleh tim kesehatan," jelas Erliana.

Tim kesehatan juga beberapa kali melakukan visitasi karena yang bersangkutan sempat tidak nafsu makan. Namun berdasarkan pemeriksaan terakhir, kondisi kesehatan dinyatakan stabil sehingga tetap diberangkatkan ke Makkah bersama Kloter SUB 55 sesuai jadwal pergeseran.

Setibanya di hotel di Makkah, Tarni diketahui tertidur dan sulit dibangunkan. Tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan kemudian memutuskan untuk merujuknya ke King Faisal Hospital Makkah.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, jemaah dirujuk ke King Faisal Hospital. Beliau kemudian dinyatakan wafat pada 15 Mei 2026 pukul 00.51 waktu setempat," ujar Erliana.

Meski ada satu jemaah yang meninggal dunia, secara umum pelaksanaan ibadah haji jemaah asal Sidoarjo berjalan lancar. Saat ini para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia secara bertahap sesuai jadwal pemulangan masing-masing kloter.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Kemenag Sidoarjo terus berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memastikan proses pemulangan seluruh jemaah berlangsung aman dan lancar.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads